METODE PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN Arief Setyanto Abstract Programming is a key subject for everyone who want to learning IT. As a basic subject every student have to learn this subject. But most of student in IT school getting fault in this subject. If a little part of people getting fault we can say that the people that fail have to study harder but if most of our student getting fault it’s mean that our metodology is wrong or maybe the curricullum is not good enough. Keyword: Programming, Learning methodology. I. Latar Belakang Pembelajaran bahasa pemrograman banyak merupakan momok bagi banyak mahasiswa di bidang IT. Padahal pelajaran ini salah satu kunci penting kalau tidak boleh dikatakan terpenting dalam mempelajari informatika. Mengapa penting karena pada matakuliah ini diberikan dasar dasar penerapan logika berpikir ke dalam bahasa yang dipahami oleh komputer. Masalah pemahaman tentang logika dasar yang biasanya di ajarkan dalam matakuliah logika menjadi satu masalah besar. Mestinya matakuliah ini mengajak orang untuk memakai otak, tidak tergantung alat visualiasi. Manusia pada dasarnya sudah memiliki bahasa, dengan bahasanya inilah dia berpikir. Mempelajari logika mestinya menjadi mudah ketika yang dipakai adalah bahasa yang manusia yang sudah dipahami bertahun tahun. Akan menjadi sulit ketika belajar logika bareng dengan belajar bahasa yang baru. Ketika seorang mahasiswa belajar logika dengan PASCAL maka proses belajar PASCAL akan mendominasi waktunya. Ketika suatu saat harus beralih ke bahasa yang bukan PASCAL untuk menerapkan suatu logika maka yang akan dikeluarkan logika dalam bahasa PASCAL terlebih dahulu. Demikian juga ketika diajarkan melalui bahasa yang lain. Praktikum logika juga tidak harus selalu berada di depan komputer, bahkan menurut penulis harus tidak didepan komputer. Alasannya adalah latihan ketrampilan berpikir akan menjadi lebih terkonsentrasi ketika dia hanya membawa kertas dan pensil. Jika dihadapkan pada salah satu bahasa didepan komputer maka yang akan dihadapi pada proses pembelajaran ini adalah kesalahan sintax. Logika itu harus bebas sintaks, logika adalah ketrampilan pemecahan masalah jadi jauh lebih elementer dibandingkan dengan pascal atau C. Seorang yang merumuskan pemecahan masalah menggunakan logika boleh jadi hasilnya benar walaupun dia sama sekali tidak menguasai salah satu bahasa pemrograman yang ada. II. Kekaburan Tujuan Pembelajaran Apa tujuan pembelajaran dari sebuah mata kuliah, itu adalah sebuah pertanyaan yang mestinya dijawab secara serius oleh para pengajar. Bukan jawaban sambil lalu yang tidak multidisipliner berbasis pada kepentingan masing masing pengampu mata kuliah. Jika di pikirkan dengan seksama dan serius jawabannya mungkin akan menjadi bahan perdebatan yang seru antar pengajar. Kapan itu dipikirkan? Mestinya setiap lembaga pendidikan melakukan evaluasi jangka pendek, menengah dan panjang terhadap tujuan tujuan pendidikannya lalu melakukan redefinisi pada setiap kurun tertentu agar tetap up to date. Tujuan pembelajaran yang jelas dan tegas dapat mengarahkan pada pembuatan silabus matakuliah yang baik serta pemilihan metode balajar yang tepat. Tujuan pembelajaran ini mestinya dinaungi oleh tujuan dari kurikulum masing masing program studi yang jelas dan memiliki alasan alasan akademis yang bisa dipertanggunjawabkan. Jika setiap program studi memiliki tujuan yang jelas tentunya akan mengurangi terjadinya pembentukan konsentrasi konsentrasi atau apapun namanya tanpa konsep yang jelas sehingga pada gilirannya akan membingungkan mahasiswa.