TATA LOKA
VOLUME 24 NOMOR 4, NOVEMBER 2022, 321-329
© 2022 BIRO PENERBIT PLANOLOGI UNDIP
P ISSN 0852-7458- E ISSN 2356-0266
T A T A
L O K A
Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Jagung
Di Kabupaten Biak Numfor, Papua
Land Suitability for Maize In Biak Numfor Regency, Papua
Afrizal Malik
1
, Muhammad Prama Yufdy
2
, Widia Siska
3
, dan Ratih Kusumasari Ndaru
4
Diterima: 11 Januari 2021 Disetujui: 17 Februari 2021
Abstrak: Produktifitas jagung di Papua masih tergolong sangat rendah yakni kurang dari 1,8 ton/ha.
Produksi jagung dapat ditingkatkan dengan penambahan areal tanam maupun introduksi teknologi yang
tepat. Namun, inovasi teknologi tidak bisa memberikan hasil terbaik jika penanaman dilakukan di lahan
yang kurang sesuai, sehingga kesesuaian lahan merupakan kunci penting dalam meningkatkan
produktifitas. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan evaluasi kesesuaian lahan tanaman jagung di
Kabupaten Biak Numfor, Papua. Penelitian dilakukan tahun 2015 menggunakan pendekatan
penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi Citra satelit
Landsat 7, Peta RBI digital skala 1:50.000 BIG, Peta Geologi, dan Digital Elevation Model (DEM).
Penelitian ini terdari dari 3 tahap, tahap pertama adalah analisis parameter kesesuaian lahan, meliputi
iklim, topografi dan tanah. Tahap kedua yaitu pengamatan lapang, pengambilan sampel dan analisis
tanah. Analisis tanah meliputi sifat fisik-kimia tanah lengkap. Tahap ketiga yakni penilaian kesesuaian
lahan menggunakan kerangka FAO (1976), pengolahannya menggunakan program Sistem Penilaian
Kesesuaian Lahan (SPKL) Versi 1. Hasil analisis menunjukkan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua,
potensial untuk pengembangan tanaman jagung, dengan lahan potensial seluas 27.951 atau 12,76%
dari total luas lahan Kabupaten Biak Numfor. Lahan sesuai meliputi lahan sangat sesuai (S1) seluas
6.777 ha (3,09%), lahan cukup sesuai (S2) seluas 1.733 ha (0,79%) dan lahan sesuai marginal (S3) seluas
19.441 ha (8,87%). Budidaya tanaman jagung di lahan yang sesuai diharapkan dapat meningkatkan
produktifitas tanaman jagung di Kabupaten Biak Numfor, Papua.
Kata Kunci: Biak Numfor, Kesesuaian Lahan, Jagung
Abstract: Maize productivity in Papua is categorized into very low, which is less than 1.8
tons/hectare. Maize production can be increased by preparing additional cultivation area as well as
or introducing appropriate technology. However, implementation of maize innovative technology
cannot provide high yield when it is planted in unsuitable land, so that land suitability is an
important key in increasing the productivity. This study was aimed at evaluating the land
suitability for maize in Biak Numfor Regency, Papua. This research was conducted in 2015 used
remote sensing and Geographical Information Systems approach. The data used Landsat 7 satellite
imagery, Indonesia topographical map scale 1:50.000, Geological Map, and Digital Elevation
Model (DEM). The research consists of 3 steps, the first step was analysis of land suitability
parameters, including climate, topography and soil. The second step was land observation, soil
sampling and analysis. Soil analysis includes soil physical and soil chemical. Finally, the third step
was assessment of land suitability using the FAO categories (1976), the processing used the Land
Suitability Assessment System (SPKL) Version 1. The results showed that the land in Biak
1
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, Semarang
2
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Bogor
3
Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Bogor
4
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur, Malang
Korespondensi: widiasiska82@gmail.com