Jurnal Kesehatan Volume 10, Nomor 1, April 2019 ISSN 2086-7751 (Print), ISSN 2548-5695 (Online) http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK 141 Perilaku Merokok Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Agul Medan Sri Novita Lubis 1 , Dhani Syahputra Bukit 2 1,2 Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sumatera Utara, Indonesia Email: srinovita@usu.ac.id Abstract: Smoking Behavior Among Students of Junior High School In The Working Area of Puskesmas SeiAgul Medan. Cigarettes are one of the tobacco products that contain addictive substances and other ingredients that are harmful to health both directly and indirectly. According to RisetKesehatanDasar (Riskesdas), there is a trend in the age of smoking that is increasingly young from year to year. This study aims to describe smoking behavior among students of junior high school in the working area of PuskesmasSeiAgul Medan. This research was a descriptive study with a cross-sectional study. The population of this study was all the male and female students in grade 8 of junior high school. There were a total of 384 samples. Data were collected with a questionnaire. The results showed that the prevalence of ever smoking was 32,6%. The respondents who have smoking habits was 85,6%. The highest number of consumption cigarettes was <1 cigarette per day (72,8%) and the lowest was 11-20 cigarettes per day (1,0%), 76,3% have a family history of smoking, and 58,1% had a smoking friend. A total of 98,2% of respondent have been exposed to cigarette advertisements and 63,3% often see cigarette advertisements. The average pocket money was Rp9.567,57. The average cost that spent on cigarettes was Rp 3.473,68. Keywords: Junior high school, Smoking behavior, Students Abstrak: Perilaku Merokok Siswa-Siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Agul Medan. Rokok adalah salah satu produk tembakau yang mengandung zat adiktif dan bahan lainnya yang berbahaya bagi kesehatan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan data Riskesdas ada trend umur merokok yang semakin belia dari tahun ke tahun. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok pada siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah kerja puskesmas Sei Agul Medan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain studi potong-lintang (cross-sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas 8 sekolah menengah pertama di wilayah kerja Puskesmas SeiAgul Medan dengan jumlah sampel 384 orang. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi pernah mencoba merokok sebesar 32,6%. Responden yang memiliki kebiasaan merokok sebesar 85,6%. Jumlah batang rokok yang tertinggi yang dihisap responden adalah <1 batang/hari sebesar 72,8% dan terendah 11-20 batang/hari sebesar 1,0%, sebanyak 76,3% responden memiliki riwayat keluarga merokok, dan sebanyak 58,1% responden memiliki teman sebaya yang merokok. Responden yang pernah terpapar dengan iklan rokok sebesar 98,2% dan 63,3% sering melihat iklan rokok. Rata-rata uang saku yang dimiliki responden sebesar Rp 9.567,57. Rata-rata jumlah uang saku yang dihabiskan untuk membeli rokok sebesar Rp 3.473,68. Kata kunci: Sekolah menengah pertama, Perilaku merokok, Siswa-siswi PENDAHULUAN Produk tembakau merupakan suatu produk yang secara keseluruhan atau sebagian terbuat dari daun tembakau sebagai bahan bakunya yang diolah untuk digunakan dengan cara dibakar, dihisap, dan dihirup atau dikunyah. Produk tembakau yang dimaksud mengandung zat adiktif dan bahan lainnya yang berbahaya bagi kesehatan baik secara langsung maupun tidak langsung (PP RI No. 109, 2012). Berdasarkan data WHO tahun 2009 setiap tahun terdapat 5,4 juta orang yang meninggal akibat rokok dan itu akan meningkat menjadi 8 juta pada tahun 2030. Hampir seluruh perilaku merokok dimulai saat usia muda dan terus berlangsung sampai usia dewasa. Lebih dari 3.200 anak-anak usia 18 tahun atau lebih muda menghisap rokok setiap hari. 9 dari 10 perokok