SYAIR MASYARAKAT TORAJA: PERTAUTAN ANTARA KEARIFAN LOKAL DENGAN PENDIDIKAN ISLAM Arhanuddin Salim IAIN Manado, Sulawesi Utara Yunus Salik Universitas Pamulang, Jakarta Ismail Suardi Wekke Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sorong, Papua Barat ABSTRAK Studi ini bertujuan untuk mengetahui relevansi nilai-nilai budaya dan pendidikan Islam. Himne Pasomba Tedong merupakan upacara syukuran tertinggi dalam kehidupan orang Toraja, yaitu pada upacara maqbuaq dan meruaq yang diperuntukkan kepada Puang Matua(Tuhan), yang bertujuan untuk memohon kesuburan tanah dan memudahkan interaksi sosial masyarakat dengan mengorbankan seekor kerbau muda hitam dan gemuk. Ungkapan-ungkapan tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan nilai religi, nilai persatuan, nilai musyawarah mufakat, nilai etis, dan nilai tenggang rasa/saling menghormati yang memiliki relevansi dengan Pendidikan Islam dan diharapkan agar bahasa dan ungkapan-ungkapan masyarakat toraja dimasukkan dalam mata pelajaran muatan lokal pada semua jenjang pendidikan di sekolah demi memelihara kelestariannya dari kepunahan sebagai aset budaya bangsa. Kemudian diinternalisasikan melalui pendidikan informal dalam lingkungan rumah tangga serta di sosialisasikan dalam masyarakat melalui senibudaya sebagai bagian dari pendidikan non formal. Kata Kunci: Nilai-Nilai Kearifan Lokal, Syair Toraja, Relevansi, Pendidikan Islam Abstract This study aims to determine the relevance of cultural values and Islamic education. Hymn Pasomba highest Tedong a thanks giving ceremony in the life of the Toraja, namely at the ceremony maqbuaq and meruaq intended to Puang Matua, which aims to invoke the fertility of the soil and facilitate social interaction with young buffalo sacrificed a black and plump. Those phrases containing educational values religious values, the unity, the value of consensus, ethical values, and the value of tolerance/respect that have relevance to Islamic education and hoped that the language and expressions of Toraja society included in the content subjects local at all levels of education in the school to preserve the continuity of extinction as the nation's cultural assets.