Logista Vol. 4 No.2 Tahun 2020 Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat ISSN: 2579-6283 E-ISSN: 2655-951X 15 http://logista.fateta.unand.ac.id PENINGKATAN USAHA PENGRAJIN TEDUNG LUKIS MELALUI PENERAPAN IPTEK INCREASED BUSINESS CRAFTMEN TEDUNG LUKIS THROUGH THE IMPLEMENTATION OF SCIENCE Riza Wulandari 1) , I Wayan Gede Lamopia 2)* , Ni Nyoman Wulan Antari 3) 1) Fakultas Informatika dan Komputer, Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali email: rizawulandari@stikom-bali.ac.id 2) Fakultas Informatika dan Komputer, Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali email: wayanlamo@gmail.com 3) Fakultas Informatika dan Komputer, Institut Teknologi dan Bisnis Stikom Bali ABSTRAK Tedung Lukis adalah salah satu warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Bali. Sesuai perkembangan jaman, Tedung Lukis mulai banyak diminati oleh masyarakat, selain untuk upacara keagamaan umat Hindu, tedung lukis bisa digunakan sebagai aksen interior maupun eksterior untuk rumah, hotel, maupun restoran. Sasaran konsumen tidak hanya berasal dari domestic namun juga mancanegara. Usaha beliau sudah berjalan kurang lebih 5 tahun dengan dibantu oleh 4 karyawan. Mitra ini mengalami permasalahan pada produksi yakni kekurangan alat dan branding identitas dimana tidak memiliki brand logo serta kurangnya pemasaran. Penyelesaian permasalahan yang terjadi pada UKM Tedung Lukis Bali adalah pemberian desain logo dan pembuatan Instagram sebagai media pemasaran Payung Tedung Lukis Bali. Selain itu, untuk menunjang efektivitas dan efisiensi waktu produksi Tedung Lukis, mitra diberikan alat pendukung berupa mesin serut. Menurut mitra, kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi usaha Tedung Lukis Bali. Kata kunci: Peningkatan Usaha, IPTEK, UKM Tedung Lukis Bali ABSTRACT Tedung Lukis is one of the cultural heritage owned by the Balinese people. According to the development era. Tedung Lukis serpents began to be in demand by the community, other than for Hindu religious ceremonies, painting fiery serpents can be used as an interior or exterior accent for the house, hotel, and restaurant. Target consumers not only come from domestic but also foreign. His efforts have been about 5 years with assisted by 4 employees. These partners are experiencing problems in the production of tool shortage and identity branding where there is no brand logo and lack of marketing. Solving problems that occur in Tedung Lukis is to give the logo design and creation of Instagram as a marketing medium of Bali Tedung Lukis. In addition, to support the effectiveness and efficiency of production of Tedung Lukis, partners are given supporting tools in the form of a drawstring machine. According to partners, this activity is very beneficial for the efforts of the Tedung Lukis Bali. Keywords: Business enhancement, IPTEK, Tedung Lukis Bali PENDAHULUAN Warisan budaya merupakan sebuah istilah yang telah mengalami perubahan arti, budaya mengalami pergeseran arti yang jauh berbeda dalam beberapa dekade terakhir. Sebagian besar perubahan tersebut karena adanya instrumen yang dikembangkan oleh UNESCO. Warisan budaya tidak lagi berakhir pada monumen dan koleksi benda- benda, warisan budaya juga termasuk dalam tradisi atau ekspresi hidup yang diwarisi dari nenek moyang dan diteruskan kepada Corresponding author: wayanlamo@gmail.com