1 NAMA : MAY SILVA FATIMATUZZAHRA NIM : 10323041 PRODI : S1 KESEHATAN MASYARAKAT DOSEN PENGAMPU : SAFARI HASAN, S.IP. MMRS. Essay Dibuat Untuk Memenuhi UAS Mata Kuliah Agama Islam (Januari 2024) PENERAPAN ETOS KERJA MAKSIMAL UNTUK MENCAPAI HASIL YANG OPTIMAL SESUAI DENGAN AJARAN ISLAM Etos kerja atau biasa diketahui dengan semangat tinggi dalam berkerja adalah seperangkat kebiasaan positif seperti bertanggung jawab, berusaha, sabar, ulet, tekun, disiplin, dan tegas serta berbagai bentuk kegiatan yang sifatnya produktif. Etos kerja juga diajarkan dalam islam bahwa hal tersebut adalah bentuk implementasi dari keimanan dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan kualitas maksimal. Kata etos (ethos), berasal dari bahasa yunani yang berarti sikap, kepribadian, watak, karakter. Etos dibentuk oleh berbagai kebiasaan, pengaruh budaya, serta sistim nilai yang diyakininya. Dari kata etos dikenal pula kata etika, etiket, yang terkandung makna semangat yang kuat untuk mengerjakan sesuatu secara optimal, lebih baik dan optimal dengan menghindari segala kerusakan, sehingga setiap pekerjaan yang dilakukannya akan diarahkan untuk mengurangi bahkan menghilangkan cacat dari hasil pekerjaannya. Sikap ini dalam islam dikenal dengan istilah ihsan (Toto Tasmara, Membudayakan Etos Kerja Islami, Gema insani, 2004, hal. 15) Segala sesuatu tidak dapat terwujud tanpa adanya proses yang dalam hal tersebut dibutuhkan etos kerja yang tinggi dan berkali-kali dilakukan. Allah SWT menjelaskan bahwa sebagai muslim beriman juga harus memiliki etos kerja demi mencapai apa yang diinginkan. Nabi Muhammad dan para sahabat telah mencontohkan berbagai semangat kerja yang dapat dijadikan sebagai cerminan bagi generasi islam selanjutnya. Sebagai makhluk yang memiliki kelebihan berupa