E-ISSN : 2579-9258 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika P-ISSN: 2614-3038 Volume 06, No. 03, August 2022, pp. 2713-2724 2713 Kemampuan Penalaran Abduktif Siswa Ditinjau dari Gaya Belajar Muhammad Reza Furqoni 1 , Fitrianto Eko Subekti 2 1, 2 Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jl. KH. Ahmad Dahlan No 23, Banyumas, Indonesia muhammadrezafurqoni@gmail.com Abstract Every problem requires the best solution. The ability of inductive reasoning provides an opportunity to utilize all available information to obtain the best solution. This study aims to describe the abductive reasoning ability based on the learning styles of students of SMP Negeri 1 Sokaraja. The ability of abductive reasoning is the ability of reasoning which is considered better to find the best solution than the ability of deductive and inductive reasoning. The type of research conducted is qualitative research. Determination of the sample using the purposive sampling method by taking 3 students from the visual, auditory, and kinesthetic learning styles. Data collection techniques using questionnaires, tests, and interviews. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, and concluding. The results of this study indicate that students with visual learning styles have met the indicators of finding facts based on their beliefs, choosing the best strategy with logical reasons, and implementing the chosen strategy. However, students with visual learning styles have a weakness, they cannot find facts that are implied in questions without pictures. Students with auditory learning styles have been able to fulfill the indicators of finding facts based on what they beliefs, mentioning several reasonable strategies to solve problems, choosing the best strategy with logical reasons, and implementing the chosen strategy. Meanwhile, students with kinesthetic learning styles have been able to fulfill the indicators of finding facts based on their beliefs, choosing the best strategy with logical reasons, and implementing the chosen strategy. Students with kinesthetic learning styles tend to only find one solution strategy. Keywords: Abductive Reasoning Ability, Visual Learning Style, Auditory Learning Style, Kinesthetic Learning Style. Abstrak Setiap permasalahan yang dihadapi membutuhkan penyelesaian yang terbaik. Kemampuan penalaran abduktif memberikan kesempatan untuk memanfaatkan semua informasi yang tersedia sehingga diperoleh solusi terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran abduktif siswa SMP Negeri 1 Sokaraja ditinjau dari gaya belajar. Kemampuan penalaran abduktif merupakan kemampuan penalaran yang dianggap lebih baik untuk menemukan solusi terbaik daripada kemampuan penalaran deduktif dan induktif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan mengambil 3 siswa dari kelompok gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar visual sudah memenuhi indikator menemukan menemukan fakta-fakta berdasarkan hal yang diyakini, memilih strategi terbaik dengan alasan yang logis dan menerapkan strategi yang dipilih. Namun siswa dengan gaya belajar visual memiliki kelemahan yaitu tidak bisa menemukan fakta yang bersifat tersirat pada soal yang tidak disertai dengan gambar. Siswa dengan gaya belajar auditori sudah mampu memenuhi indikator menemukan menemukan fakta-fakta berdasarkan hal yang diyakini, menyebutkan beberapa strategi yang masuk akal untuk menyelesaikan masalah, memilih strategi terbaik dengan alasan yang logis dan menerapkan strategi yang dipilih. Sedangkan siswa dengan gaya belajar kinestetik sudah mampu memenuhi indikator menemukan menemukan fakta-fakta berdasarkan hal yang diyakini, memilih strategi terbaik dengan alasan yang logis dan menerapkan strategi yang dipilih. Siswa dengan gaya belajar kinestetik cenderung hanya menemukan satu strategi penyelesaian saja. Kata kunci: Kemampuan Penalaran Abduktif, Gaya Belajar Visual, Gaya Belajar Auditori, Gaya Belajar Kinestetik. Copyright (c) 2022 Muhammad Reza Furqoni, Fitrianto Eko Subekti Corresponding author: Muhammad Reza Furqoni Email Address: muhammadrezafurqoni@gmail.com (Lemberang RT 2 RW 1, kec. Sokaraja, Kab. Banyumas) Received 20 May 2022, Accepted 16 July 2022, Published 08 September 2022 DoI: https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1439 PENDAHULUAN Terkadang pada kehidupan sehari-hari ada masalah yang mana apa yang terlihat tidak selalu