Jurnal Ilmiah Poli Bisnis, Volume 11 No.2 Oktober 2019 e-ISSN : 2656-1212 /p-ISSN : 1858-3717 112 Komparasi Kinerja Bank Mandiri dan Bank BCA Berdasarkan Rasio Profitabilitas Endang Afriyeni 1 , Raysa Amelia 2 , Jumyetti 3 , Novirwan Trinanto 4 1 2 3 4 Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Padang E mail : end_afriyeni@yahoo.co.id 1 Raysaamelia23_ra@gmail.com 2 yet_djamal@yahoo.com 3 novirwan_trinanto@yahoo.com 4 Abstract This study aims to compare the profitability of Bank Mandiri with Bank BCA. they differ in ownership status and different amount of assets but are able to obtain almost the same profit. Using descriptive analysis because it is done to show and describe the state of the object of research related to profitability (measured by the ratio of GPM, NPM, ROA, ROE, BOPO, Rate of Return on Loans and Interest Expense Ratio) of the company. The objects of this study are Bank Mandiri and Bank BCA. The results of this study indicate that Bank BCA has better performance than Bank Mandiri based on profitability ratios. The best performance is shown by the ratio of NPM and BOPO. Ketwords : GPM, NPM, ROA, ROE, BOPO, Rate Return on Loans. Interest Expense Ratio Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk memperbandingkan profitabilitas Bank Mandiri dengan bank BCA. Memiliki status kepemilikan dan jumlah aset yang berbeda namun mampu meraup keuntungan yang hampir sama. Menggunakan analisa deskriptif karena dilakukan untuk memperlihatkan dan menguraikan keadaan objek penelitian berkaitan dengan profitabilitas (diukur dengan rasio GPM, NPM, ROA, ROE, BOPO, Rate Return on Loan dan Interest Expense Ratio) perusahaan. Objek penelitian ini adalah Bank Mandiri dan Bank BCA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan rasio profitabilitas Bank BCA memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan Bank Mandiri. Kinerja terbaik ditunjukkan oleh rasio NPM dan BOPO. Kata Kunci : GPM, NPM, ROA, ROE, BOPO, Rate Return on Loans. Interest Expense Ratio I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Perbankan dalam perekonomian saat ini sudah menjadi kebutuhan yang sulit dihindari, karena perbankan dibutuhkan oleh banyak pihak yaitu mulai dari individu, masyarakat, serta peran penting dalam perekonomian suatu negara. Berdasarkan kepemilikannya, jenis bank terbagi atas bank milik pemerintah, bank pembangunan daerah, bank swasta nasional dan bank asing (Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998). Bank milik pemerintah adalah bank yang seluruh atau sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Contoh bank milik pemerintah adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri. Bank asing adalah kantor cabang dari suatu bank yang sudah ada di luar negeri. Di Indonesia, bank asing hanya boleh beroperasi di Jakarta dan dapat membuka cabang pembantu di beberapa ibukota provinsi selain Jakarta, yaitu Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Batam dan Medan. Selain itu, bank asing yang masuk