Analisis Pengaruh Gelombang Laut terhadap Penggunaan Biaya dan Jenis Kapal Patroli ………………………………… (Purwanto et al) http://dx.doi.org/10.24895/MIG.2020.22-2.1187 121 ANALISIS PENGARUH GELOMBANG LAUT TERHADAP PENGGUNAAN BIAYA DAN JENISKAPAL PATROLI UNTUK OPERASI PENGAMANANLAUT NATUNA UTARA (Analysis of The Impact of Sea Waves on The Use of The Cost and Types of PatrolShips For Security Operationsin The North of Natuna Sea) Bambang Rudi Purwanto, 1 Rudi Lazuardi, 2 dan Widodo Setyo Pranowo³ 1 Pasca Sarjana Prodi Strategi Operasi Laut Angkatan 57 2 Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut ³ Kementrian Kelautan dan Perikan Republik Indonesia Jalan Ciledug Raya No. 2, Komplek Seskoal, RT.4/RW.11 Cipulir, Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12230, Indonesia Email: barunaalzena1@gmail.com Diterima: 9 Juli 2019; Direvisi: 16 Oktober 2020; DisetujuiuntukDipublikasikan: 28 Oktober 2020 ABSTRAK Kapal patroli merupakan salah satu unsur utama dalam penegakan kedaulatan di laut. Kekuatan kapal patroli saat ini sudah mengalami kemajuan yang signifikan. Kemajuan tersebut jauh dari yang diharapkan baik kuantitas maupun kualitas dihadapkan dengan luasnya daerah operasi seperti di daerah Laut Natuna Utara. Kondisi wilayah operasi di perairan Laut Natuna Utara yang sering mengalami cuaca yang tidak bersahabat terutama pada bulan Desember sampai dengan bulan Maret. Kondisi cuaca dan luasnya daerah operas i tersebut menunjukkan bahwa perlunya dilaksanakan pemilihan kapal patroliyang sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertujuan untuk memilih alternatif jenis kapal patroli yang sesuai untuk melaksanakan operasi di Laut Natuna Utara. Metode Benefit Cost Ratio(BCR) dan teori gelombang laut menjadi metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan yang terjadi di Laut Natuna Utara. Berdasarkan penggunaan metode dan teori diperoleh prioritas alternatif kapal patroli yang terpilih yaitu kapal patroli jenis “C” dengan nilai bobot 1,5dan aman untuk melaksanakan operasi berdasarkan analisis gelombang laut. Kata Kunci : Pemilihan kapal patroli, operasi pengamanan, Laut Natuna Utara, metodeBCR, teori gelombang laut. ABSTRACT Patrol ships are one of the main ‘tools’ used by countries for the enforcement of maritime sovereignty . Currently, the patroling force have developed significantly. however the development is far from the expected results in term of quantity and quality when faced with the vastness of the area of operation such as North Natuna Sea.Which presents challenging weather conditions from December to March. Such challenging weather conditions and the vast operating area highlighted the need for an appropriate and capable patrol boat to be selected and deployed in the area. This study aims to choose alternative types of patrol ships , which is appropriate to implement operation on The North of Natuna Sea.The BenefitCost Ratio (BCR) method and ocean wave theory are the methods used to solve problems that occur in the North Natuna Sea.Based on the sea wave analysis, this study concluded that a patrol ships type "C", with a weight value of 1.5, would be the most appropriate (and safe) vessel to be deployed for operations in The North of Natuna Sea. Keywords : Patrol ships selection, security operations, North Natuna Sea, method of BCR, sea waves theory. PENDAHULUAN Kapal patroli menjadi kekuatan utama dalam usaha penegakan kedaulatan negara. Laut kapal patroli di era saat ini telah mengalami perkembangan signifikan, akan tetapi hal tersebut masih tidak sesuai dengan harapan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas terhadap daerah operasi yang akan dihadapi. Salah satu daerah operasi dari kantor area I berada di Laut Natuna Utara yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Natuna. Muzwardi (2016) menyebutkan bahwa luas Kabupaten Natuna adalah 264.198,37km² dimana 2.001,30km² merupakan daratan dan sisanya lautan seluas 262.197,07km². Kantor area I memiliki tiga jenis operasi yang dilaksanakan di perairan Laut Natuna Utara diantaranya adalah operasi tipe I, operasi tipe IIdan operasi tipe III. Menurut Seskoal (2019) pelaksanaan operasi yang dilaksanakan oleh kantor area I sampai dengan tahun 2019 mengalami berbagai perkembangan kondisi dan situasi. Diantaranya adalah pertama kondisi cuaca yang tidak bersahabat di perairan Laut Natuna yang terjadiantara bulan Desember sampai dengan bulan Maret yang lebih dikenal dengan Musim Utara.Pada musim tersebut sering CORE Metadata, citation and similar papers at core.ac.uk Provided by MAJALAH ILMIAH GLOBE