199 ORIGINAL ARTICLE Acta Med Indones - Indones J Intern Med • Vol 52 • Number 3 • July 2020 Clinical Profle of Elderly Patients with COVID-19 Hospitalized in Indonesia’s National General Hospital Muhammad K. Azwar 1 , Siti Setiati 2,3 , Aulia Rizka 3 , Ika Fitriana 3 , Siti Rizny F. Saldi 2 , Eka D. Saftri 2 1 Faculty of Medicine Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia. 2 Clinical Epidemiology and Evidence-Based Medicine Unit, Faculty of Medicine Universitas Indonesia - Cipto Mangunkusumo Hospital, Jakarta, Indonesia. 3 Department of Internal Medicine, Faculty of Medicine Universitas Indonesia - Cipto Mangunkusumo Hospital, Jakarta, Indonesia. Corresponding Author: Prof. Siti Setiati, MD, PhD. Division of Geriatrics, Department of Internal Medicine – Clinical Epidemiology and Evidence-Based Medicine Unit, Faculty of Medicine Universitas Indonesia - Cipto Mangunkusumo Hospital. Jl. Diponegoro no. 71, Jakarta 10430, Indonesia. email: s_setiati@yahoo.com. ABSTRAK Latar belakang: sebanyak 38.6% kasus kematian pasien COVID-19 di Indonesia terjadi di populasi lansia. Data mengenai profl klinis pasien rawat inap lansia dengan COVID-19 masih tidak ada. Padahal kelompok pasien ini adalah pasien risiko tinggi selama pandemi ini yang memerlukan perhatian lebih. Metode: studi deskriptif ini menggunakan data lengkap pasien lansia dengan COVID-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSUPN Cipto Mangunkusumo) dari April hingga akhir Agustus 2020. Data termasuk karakteristik klinis, gejala, komorbiditas, multimorbiditas dan luaran mortalitas pasien.Hasil: di populasi pasien lansia (n=44), mayoritas berusia di antara 60-69 tahun (68%), berjenis kelamin laki-laki (66%), dan tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya (86%). Gejala tersering ialah demam, batuk, dan sesak yang merupakan gejala khas COVID-19, sedangkan penyakit kronis tersering adalah diabetes melitus, hipertensi, dan keganasan. Multimorbiditas ditemukan hanya di 14% pasien lansia, dan para pasien tersebut bertahan hidup pasca infeksi virus SARS-CoV-2. Angka kematian pasien lansia rawat inap dengan COVID-19 di studi ini adalah 23%, dan 90% dari kasus kematian berjenis kelamin laki-laki. Kesimpulan: pasien laki-laki mendominasi kasus terkonfrmasi dan kasus kematian lansia dengan COVID-19. Gejala khas COVID-19 hanya ditemukan di sekitar setengah pasien penelitian. Pasien yang meninggal dunia memiliki persentase gejala khas lebih tinggi. Gejala tidak khas pun mungkin ditemukan di pasien lansia. Immunosenescence dan fungsi imunoregulasi jenis kelamin tertentu dihipotesiskan memiliki peran penting dalam menyebabkan kematian lansia di studi ini. Kata kunci: profl klinis, lansia, pasien geriatri, COVID-19, Indonesia. ABSTRACT Background: older people contributed to 38.6% of death cases related to COVID-19 in Indonesia. Data regarding clinical profle of hospitalised elderly with COVID-19 in Indonesia were still lacking. Older people are at-risk population in the pandemic, whom we should pay attention to. Methods: this single centre descriptive study utilised complete data of elderly inpatients with COVID-19 in Indonesia’s national general hospital from April to late August 2020. The data consisted of clinical characteristics, symptoms, comorbidities, multimorbidity, and mortality outcome. Results: among elderly patients (n=44), a majority of patients were aged 60-69 years (68%), were male (66%), and had no history of close contact with COVID-19 patient (86%). The most common