DOI:http://dx.doi.org/10.25181/Jupiter.v2i1.2889 e-ISSN 2963-597 JURNAL PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI TERAPAN VOL.2 NO. 1(2023) Website: https://jurnal.polinela.ac.id/jupiter PERBANDINGAN KONSENTRASI KALSIUM OKSALAT DENGAN METODE EKSTRAKSI YANG BERBEDA PADA TEPUNG PORANG (AMOPHALUS MUELLERI BLUME) COMPARISON OF CALCIUM OXALATE CONCENTRATIONS WITH DIFFERENT EXTRACTION METHODS IN PORANG FLOUR (AMOPHALUS MUELLERI BLUME) Suci Hardina Rahmawati 1 , Novita Herdiana 2 1 Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Pertanian Perikanan Dan Peternakan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung, 2 Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung, 3 Produksi dan Manajemen Industri Perkebunan, Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Negeri Lampung penulis korespondensi: sucihardina21@gmail.com Tanggal masuk: 24 Februari 2023 Tanggal diterima: 6 Maret 2023 Abstract This study aims to compare the concentration of calcium oxalate in porang flour (Amophalus Muelleri Blume) using different extraction methods. The extraction method used is direct (non-stratified) extraction and stratified extraction. The percentage of purity of porang flour from multistage and non-stratified extraction, respectively, was 2.16% and 2.62%. Efficiency of ethanol content in the direct/non-staged purification process is 80% ethanol, while for the graded efficiency the levels are 40%, 60%, and 80%. Visual observations including flour color, viscosity, and proximate test showed purification of porang flour using graded extraction gave better results than ordinary/unstaged extraction. Keywords: Calcium Oxalate, Extraction, Porang Flour Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan konsentrasi kalsium oksalat pada tepung porang ( Amophalus Muelleri Blume) dengan menggunakan metode ekstraksi yang berbeda. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu ekstraksi langsung (tak bertingkat) dan ekstraksi bertingkat. Persentase kemurnian tepung porang hasil dari ekstraksi bertingkat dan tidak bertingkat berturut-turut yaitu 2,16% dan 2,62%. Efisiensi kadar etanol pada proses permunian secara langsung/tidak bertingkat yaitu etanol 80% sedangkan untuk yang bertingkat efisiensi kadarnya 40%, 60%, dan 80%. Pengamatan visual meliputi warna tepung, viskositas, dan uji proksimat menunjukkan permunian tepung porang menggunakan ekstraksi bertingkat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan ekstraksi biasa/tak bertingkat. Kata kunci: Kalsium Oksalat, Ekstraksi, Tepung Porang PENDAHULUAN Porang adalah salah satu spesies tanaman yang memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Zat utama yang banyak terkandung dalam porang yaitu glucomannan yang dapat dimanfaatkan petani porang sebagai produk pangan maupun non pangan. Aryanti dan Abidin (2018) melaporkan bahwa ekstraksi glucomannan dari porang menggunakan pelarut air memberikan persentase kemurnian sebesar 72,54%. Sedangkan esktraksi menggunakan pelarut etanol memberikan persentase kemurnian sebesar 64,67%. Selain itu, Widjanarko et al. (2017) dalam penelitiannya menyebutkan rendemen serbuk porang