ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3, No. 2, Oktober 2023, pp. 320 – 332 ISSN 2776-2475 (online) | ISSN 2776-2750 (print) Page 320 PENDIRIAN TAMAN BACA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA RELIGI MASJID DAN MAKAM TEGALSARI, PONOROGO ESTABLISHMENT OF A READING CORNER AS AN EFFORT TO INCREASE RELIGIOUS TOURISM ATTRACTION AT THE TEGALSARI MOSQUE AND CEMETERY, PONOROGO Eka Indah Nuraini 1 , Diska Fatima Virgiyanti 2 , Muhammad Alfan Rumasukun 3 , Khuza Tri Wahyu 4 , Alif Ahsanuddin 5 1,2,4 Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo 3,5 Fakultas Ekonomi dan Management, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo E-mail correspondence: ekaindahnuraini@unida.gontor.ac.id 1 Article History: Received: 30.10.2023 Revised: 30.10.2023 Accepted: 31.10.2023 Abstrak: Indek literasi seringkali digunakan sebagai instrumen keberhasilan pendidikan di suatu negera. Masyarakat yang memiliki minat dan budaya baca tinggi diyakini memiliki tingkat literasi yang tinggi pula. Namun, fakta menyatakan adanya penurunan tingkat literasi masyarakat. Berdasarkan survei lapangan, mitra yang merupakan Yayasan Kyai Ageng Mohammad Besari yang bertugas memelihara dan mengelola wisata religi masjid dan makam Kyai Mohammad Hasan Besari di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo memiliki fasilitas pendukung literasi terbatas terkait dengan koleksi buku maupun akses terhadap buku murah dan berkualitas. Solusi dari permasalah tersebut adalah pengabdian masyarakat yang fokus pada pendirian taman baca dan pelaksanaan kegiatan pendukung, seperti acara bedah buku dan penyuluhan UMKM diyakini dapat meningkatkan minat dan budaya baca guna meningkatkan daya tarik wisata religi di masjid dan makam Kyai Ageng Mohammad Besari. Metode untuk mendirikan taman baca adalah metode ADDIE. Hasil dari monitoring dan evaluasi yang dilakukan di akhir program pengabdian masayrakat ini menunjukkan bahwa pendirian taman baca memberikan suasana yang berbeda terhadap kegiatan wisata religi dan mitra antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat. Kata Kunci: taman baca, Tegalsari, tingkat literasi, wisata religi Abstract: The literacy index is frequently used as an instrument of educational success in a country. Individuals possessing high interest and culture in reading are believed to have high literacy index as well. However, the fact revealed that there was a decline of community literacy index. Based on a field survey, the partner, the Kyai Ageng Mohammad Besari Foundation having tasks in maintaining and managing religious tourism at the msque and cemetery, has limited literacy support facilities related to book collections as well as access to cheap and qualified books. The solution to this problem is a community service which focuses on establishing a reading corner and implementing supporting activities, such as book review and entrepreneurship training, are believed to be able to increase the interest and reading culture as well as attractiveness of religious tourism at the mosque and cemetery. The method for establishing a reading corner is the ADDIE method. The results of the monitoring and