- 20 - KANDIDAT, Vol.2, No. 1, Februari 2020 : 20-28 http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/kandidat Prevalensi Penderita Skabies di Poli Kulit dan Kelamin RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh Periode Tahun 2016-2018 Muat Muliana Bancin *1 , Cut Ana Martafari 2 , Rizky Kurniawan 3 1 Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama, Jl. Blangbintang Lama No.KM, RW.5, Lampoh Keude, Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 24415 2 Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Abulyatama Jl. Blangbintang Lama No.KM, RW.5, Lampoh Keude, Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 24415 *Email korespondensi: xxxxx@xxxxxxx.ac.id 1 Diterima 27 Desember 2019; Disetujui 4 Februari 2020; Dipublikasi 13 Februari 2020 Abstract: Scabies is an infectious skin disease caused by infection from mites sarcoptes scabiel var hominis which is usually characterized by itching at night, some risk factors that can be the cause of scabies are poor hygiene factors, and low socioeconomic. The purpose of this research is to find out the prevalence of scabies in poly skin and sex of RSUD Meuraxa in Banda Aceh in 2016-2018. The method of this research was descriptive research that conducted retrospectively using secondary data from medical records and the sample in this study amounted to 395 respondents The result of this research was Scabies skin disease is more prevalent among men with 276 respondents (69.9%) of 395 respondents and mostly found in children aged 0-5 years with 307 respondents (77.7%) from 395 respondents. The conclusion of this study according to the results described above that cases of scabies are more prevalent in male sex and mostly occur in children aged 0-5 years. The results of this study also found that cases of scabies increased in 2017. Keywords: Prevalence, Scabies, Sarcopies Scabiel Varhominis Abstrak: Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infeksi dari tungau sarcoptes scabiel var hominis yang biasanya ditandai dengan gatal pada malam hari, beberapa faktor risiko yang dapat mejadi penyebeb skabies diantaranya adalah faktor higiene yang buruk, dan sosial ekonomi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi penderita skabies di poli kulit dan kelamin RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh pada tahun 2016-2018. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, yang dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari catatan rekam medis, sampel pada penelitian ini berjumlah 395 responden. Hasil penelitian Didapatkan bahwa penyakit kulit skabies lebih banyak terdapat pada laki-laki dengan jumlah 276 responden (69,9%) dari 395 responden, dan lebih banyak ditemukan pada anak-anak umur 0-5 tahun dengan jumlah 307 responden (77,7%) dari 395 responden. Kesimpulan penelitian ini yaitu berdasarkan hasil statistik yang didapatkan bahwa kejadian pada kasus skabies lebih banyak terdapat pada jenis kelamin laki-laki yang banyak mengenai usia 0-5 tahun, dan terjadi peningkatan kasus skabies pada tahun 2017. Kata kunci : Prevalensi, Scabies, Sarcopies Scabiel Varhominis Available online at : http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/kandidat ISSN 2715-3126 (Online) Universitas Abulyatama Kandidat: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan KANDIDAT, Vol.2 No. 1,Februari 2020 : 20-28