Jurnal TEKINKOM, Volume 4, Nomor 2 Desember 2021 E-ISSN: 2621-3079 10.37600/tekinkom.v4i2.382 ISSN: 2621-1556 112 SISTEM MANAJEMEN ASET SEBAGAI OPTIMALISASI PENELUSURAN ASET DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Akrim Teguh Suseno 1) , Abdul Razak Naufal 2) , Devi Astri Nawangnugraeni 3) 1,2,3 Fakultas Sains dan Teknologi, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan email: akrim.teguh@gmail.com 1 , abdul.razak.naufal@gmail.com 2 , devinawang4@gmail.com 3 Abstract Assets are one of the supporting equipment for business processes in a higher education organization. Asset management requires a system that is organized systematically so that the tracing process becomes more effective and efficient. In this case, asset management can be implemented in a web-based information system. The development of web-based asset management information system is carried out using the waterfall method, and for decision making in asset procurement priorities using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The system development process uses the Codeigniter framework based on PHP and MySQL. The result of this development is a web-based asset management information system that is used to optimize asset tracking which is implemented at ITS NU Pekalongan. Keywords: Information System, Asset Management, Analytical Hierarchy Process (AHP), Codeigniter 1. PENDAHULUAN Aset merupakan peralatan penunjang kegiatan pada organisasi yang digunakan untuk mencapai tujuan organisasi tersebut. Perguruan tinggi termasuk salah satu organisasi besar yang mempunyai proses bisnis kompleks yang membutuhkan banyak aset [1]. Aset juga bagian dari pos neraca diluar dari aset lancar, inventasi jangka panjang dan termasuk dana cadangan serta aset lainnya [2]. Selain itu aset dapat berupa barang bergerak dan juga barang tidak bergerak, yang mencakup semua aset atau harta aset pada sebuah organisasi, yang perlu diidentifikasi, dimanajemen dan dirawat agar dapat digunakan secara efektif dan efisien [3]. Pada perguruan tinggi ITS NU Pekalongan, aset yang dimiliki berupa aset bergerak dan aset tidak bergerak. Pada aset yang bergerak berupa kendaraan dinas, meja, kursi, laptop, proyektor dan lain sebagainya. Sedangkan aset tidak bergerak berupa gedung, lahan parkir, kantin, gazebo dan lain sebagainya. Inventarisasi aset, legal audit aset, penilaian aset, optimalisasi aset, serta pengawasan dan pengendalian aset merupakan beberapa tahapan dalam manajemen aset untuk dapat meningkatkan pengelolaan aset-aset yang dimiliki. Pada setiap tahapan manajemen aset tersebut apabila dilakukan secara efektif maka dapat memberikan manfaat yang sesuai bagi sebuah perguruan tinggi untuk meningkatkan tingkat efisiensi, efektifitas dan nilai lebih pada pengelolaan aset yang transparan, tertib, dan akuntabel [4]. Pelaksanaan manajemen aset perlu adanya perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan manajemen aset mempunyai fungsi untuk memastikan kegiatan penglolaan aset yang disusun dilakukan secara efektif, pengawasan proses pengelolaan dalam penggunaan dana serta penggunaan aset properti, memastikan pertemuan pengambilan keputusan membahas terkait dengan permasalahan manajemen aset sebagai dasar penyusunan rencana selanjutnya, memahami batasan efektivitas dan efisiensi serta mempertimbangkan kestabilan ekonomi dalam penyusunan manajemen/pengelolaan aset, membuat rancangan kerjasama dengan pihak ketiga tekait pengelolaan aset [5].