Community Engagement & Emergence Journal Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Halaman : 271-274 https://journal.yrpipku.com/index.php/ceej e-ISSN:2715-9752, p-ISSN:2715-9868 Copyright © 2019 THE AUTHOR(S). This article is distributed under a Creative Commons Attribution- NonCommercial 4.0 International license. PENYULUHAN TENTANG EDUKASI PHYSICAL DISTANCING DAN PENGGUNAAN MASKER DALAM PENCEGAHAN WABAH CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) DI KOTA PEKANBARU Ratna Nuraini *a , Nanda Suryad b , Rimet c , Identiti d , Virna Museliza d Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Sultan Syarif Kasim Riau a,b,c,d *Nana_smart66@yahoo.com Abstract This Community Service activity was held at Kolam Aji 88 jalan Kertama Kota Pekanbaru, the participants in this activity were 10 Bhayangkari Mothers. The purpose of this extension is to provide physical distancing education and the use of masks in the prevention of COVID 19 outbreak in Pekanbaru City. After carrying out the activities of devotion to this community, it is hoped that Bhayangkari mothers understand and do it well and correctly. Keywords: Physical Distancing Education Extension and Mask Use Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Kolam Aji 88 jalan Kertama Kota Pekanbaru, peserta kegiatan ini adalah Ibu-Ibu Bhayangkari sebanyak 10 orang. Tujuan penyuluhan ini memberikan edukasi physical distancing dan penggunaan masker dalam pencegahan wabah COVID 19 di Kota Pekanbaru. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan ibu-ibu Bhayangkari memahami dan melakukannya dengan baik dan benar. Kata Kunci : Penyuluhan Edukasi Physical Distancing dan Penggunaan Masker 1. Pendahuluan Penyebaran Wabah virus COVID-19 yang terjadi di Indonesia, antara orang melalui rute droplet (percikan) dari saluran pernapasan dan kontak. Penularan droplet terjadi saat seseorang berada dalam kontak erat (dalam jarak 1 meter) dengan orang yang terinfeksi dan terjadi pajanan droplet saluran pernapasan yang kemungkinan terinfeksi, misalnya melalui batuk, bersin, atau kontak sangat erat dengan orang tersebut sehingga agen infeksi masuk melalui titik-titik seperti mulut, hidung, atau konjungtiva (mata) Borak J. Airborne(2020) Akibat wabah virus COVID-19 ini seluruh masyarakat Indonesia harus menerapkan physical distancing dalam semua kegiatan, termasuk kegiatan di sektor pendidikan. Berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia mulai menerapkan physical distancing dengan melaksanakan kegiatan belajar secara online (daring). Hal ini juga berlaku bagi para dosen di lingkungan kampus UIN Suska Riau. Dalam melakukan kegiatan sesuai dengan jadwal dan tugas masing-masing dilaksanakan secara daring dari rumah (Work From Home atau WFH). Begitupun dalam melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran; penelitian; dan pengabdian kepada masyarakat sebagai kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh civitas akademika, terutama mahasiswa dan dosen.