157 Sarifa 1 , Rusli Badaruddin 1 , Astriana Napirah 1* 1 Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, Kampus Hijau Bumi Tridarma Andonohu Jl. H.E.A. Mokodompit, Kendari, Sulawesi Tenggara, Indonesia 93232 *Corresponding author: astriana.napirah@uho.ac.id Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung kulit ari biji kedelai hasil fermentasi terhadap performa puyuh (Coturnix – coturnix japonica) umur 3 – 7 minggu. Penelitian ini dilaksanakan di Sekretariat Komunitas Pengusaha Muda dan di Laboratorium Unit Pabrikasi Pakan Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, pada bulan Juni 2021 dengan menggunakan burung puyuh sebanyak 80 ekor. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah P0 = Pakan tanpa tepung kulit ari biji kedelai fermentasi, P1 = Pakan yang mengandung 4% tepung kulit ari bji kedelai fermentasi, P2 = Pakan yang mengandung 6% tepung kulit ari bjikedelai fermentasi, dan P3 = Pakan yang mengandung 8% tepung kulit ari bji kedelai fermentasi. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan puyuh.Hasil penelitian, menunjukan bahwa pemberian tepung kulit ari biji kedelai hasil fermentasi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan dan konversi pakan. Konsumsi pakan puyuh yang diperoleh dalam penelitian ini berkisar 21,30 – 22,01 g/ekor/hari, pertambahan bobot badan puyuh berkisar 2,93 – 3,30 g/ekor/hari, dan konversi pakan puyuh berkisar 6,69 – 7,52. Kata Kunci: Burung Puyuh, Kulit Ari Biji Kedelai Fermentasi, Performa Abstract. This study aims to determine the effect of fermented soybean husk flour on the performance of quail (Coturnix – coturnix japonica) aged 3-7 weeks. This research was carried out at the Secretariat of the Young Entrepreneurs Community and at the Laboratory of the Feed Manufacturing Unit, Faculty of Animal Science, Halu Oleo University, in June 2021 using 80 quails. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications. The treatments were P0 = Feed without fermented soy husk flour, P1 = Feed containing 4% fermented soybean husk flour, P2 = Feed containing 6% fermented soy epidermis flour, and P3 = Feed containing 8% fermented soybean husk flour. The variables observed in this study were feed consumption, body weight gain and quail feed conversion. The results showed that the administration of fermented soybean husk flour had no significant effect on feed consumption, body weight gain and feed conversion of quail. The feed consumption of quail ranged from 21,30 – 22,01 g/head/day, quail body weight gain ranged from 2.93 – 3,30 g/head/day, and quail feed conversion ranged from 6,69 – 7,52. Keywords: Quail, Fermented Soybean Aris Skin, Performance 1. Pendahuluan Puyuh merupakan salah satu satu ternak yang memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat dan mulai populer dibudidayakan.Salah satu jenis puyuh yang dibudidayakan dimasyarakat adalah puyuh jepang (Coturnix - coturnix japonica) dengan produksi telur berkisar antara 250 – 300 butir perekor pertahun. Dalam proses pertumbuhannya puyuh jepang (Coturnix – JIPHO (Jurnal Ilmiah Perternakan Halu Oleo): Vol: 5, No 2, April 2023 Halaman: 157-162 eISSN: 2548-1908 DOI: 10.56625/jipho.v5i2.33122 Pengaruh Pemberian Tepung Kulit Ari Biji Kedelai Hasil Fermentasi Terhadap Performa Puyuh ( Coturnix – coturnix japonica) Umur 3 – 7 Minggu (The Effect of Fermented Soybean Seed Flour on the Performance of Quail (Coturnix – coturnix japonica) Age 3 – 7 Weeks)