Vitri Hanivah & Indra Wijaya Jurnal Profita. Vol. 11. No. 1. April. 2018 Pengaruh Debt to Equity Ratio, Total Asset………………….106-119 106 Pengaruh Debt to Equity Ratio, Total Asset Turnover, Inflasi dan BI Rate terhadap Return Saham Vitri Hanivah 1) , Indra Wijaya 1*) 1) hanivah.vitri@gmail.com, 2) indraldfpw@gmail.com Akademi Akuntansi Bina Insani ABSTRACT The purpose of this study was to analyze the influence of the Debt to Equity Ratio, the Total Asset Turnover, the Inflation and the BI Rate to the Stock Returns. This research was conducted using secondary data. The population in this study was the Food and Beverage industries listed on the Indonesian Stock Exchange period 2011-2015, with the total of 14 companies. The sample in this study was taken by purposive sampling method, with the total of 9 companies. This study used multiple linear regression analysis to measure the influence of independent variables on the dependent variable. The results showed that the Inflation and the BI rate had significant effects on the Stock Returns. Keywords: BI rate, debt to equity ratio, inflation, stock returns, total asset turnover PENDAHULUAN Pasar modal merupakan sarana yang paling efektif untuk mengatasi permasalahan likuiditas perusahaan, juga sebagai sarana investasi yang dipilih oleh pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana untuk menanamkan modalnya di pasar modal. Investasi pada pasar modal termasuk dalam kategori investasi dengan likuiditas yang tinggi dan mudah dikonversikan sehingga penting bagi perusahaan untuk memperhatikan kepentingan pemilik modal dengan memaksimalkan nilai perusahaan. Ukuran keberhasilan atas fungsi-fungsi keuangan merupakan nilai perusahaan. Kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba dalam kegiatan operasionalnya merupakan tujuan utama dalam penilaian prestasi perusahaan. Seorang investor akan menginvestasikan dananya dengan memilih saham- saham yang efisien untuk berinvestasi dalam bentuk saham, yang dapat memberikan return maksimal dengan tingkat risiko tertentu atau return tertentu dengan risiko yang seminimal mungkin. Investor membutuhkan berbagai informasi untuk menilai prospek perusahaan yang bersangkutan yaitu dengan menganalisis laporan keuangan dengan rasio keuangan. Investor dalam melakukan kegiatan investasi, hal utama yang diperhitungkan adalah tingkat pengembalian (return) yang akan diterima. Para investor mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraannya yaitu dengan mengharapkan return dalam bentuk dividen atau capital gain. Return saham dapat dikatakan sebagai indikator