A.317 E-ISSN: 2615-7721 P-ISSN: 2620-8512 Vol 2, No. 1 (2018) Seminar Nasional Dalam Rangka Dies Natalis UNS Ke 42 Tahun 2018 Peran Keanekaragaman Hayati untuk Mendukung Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia Karakterisasi Morfologi dan Profil Kromatogram Minyak Atsiri 3 Jenis Mentha Koleksi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Yuli Widiyastuti*, Rahma Widiyastuti*, Ikayanti M. Solikhah*, Dyah Subositi* *) Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI Jl. Raya Lawu, 11 Tawangmangu Surakarta 57792 email: ywidiyasis@gmail.com Abstrak Dalam genus Mentha disebutkan terdapat lebih kurang 30 spesies dan beberapa hibrid yang umumnya tumbuh di wilayah temperate (sub-tropis). Di Indonesia hanya dikenal beberapa jenis Mentha dan ditanam di wilayah pegunungan atau di dataran tinggi. Balai Besar Litbang Tanaman Obat dan Obat Tradisional sampai saat ini memiliki koleksi 3 jenis Mentha. Untuk melengkapi data botani dan fitokimia dari 3 jenis mentha tersebut maka dilakukan penelitian identifikasi morfologi/taksonomi dan fitokimianya. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat diskriptif analitik dengan cara melakukan pengamatan langsung terhadap morfologi tanaman mentha serta melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif dalam minyak atsiri ke-3 jenis mentha dengan metode KLT. Dari hasil identifikasi morfologi dan anatomi diketahui bahwa 3 jenis mentha yang dikoleksi terdiri dari Mentha piperita L., Mentha arvensisL., dan Mentha spicataL. Dan hasil isolasi minyak atsiri diketahui bahwa kadar minyak atsiri tertinggi diperoleh pada Mentha piperita yaitu sebesar (2%) dan terendah adalah Mentha spicata dengan kadar 1,2%. Identifikasi profil minyak atsiri secara kualitatif dengan KLT menunjukkan bahwa ke-3 jenis mentha mengandung beberapa jenis senyawa kimia yang berbeda dengan ditandai jumlah dan warna spot yang berbeda. Kata kunci: identifikasi, morfologi, minyak atsiri, Mentha sp. Pendahuluan Mentha merupakan salah satu genus dalam familia Lamiaceae yang memiliki lebih kurang 30 spesies dan berbagai hibrid serta umumnya tumbuh di daerah temperate atau di wilayah sub-tropis (Bath et al., 2002). Tanaman ini terkenal sebagai penghasil minyak aromatis dan telah dibudidayakan lebih dari 2.000 tahun. Daerah yang sesuai untuk pertumbuhannya meliputi wilayah sub-tropis sampai tropis, dimana pusat keragaman brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Faculty of Agriculture, Universitas Sebelas Maret (Publishing Systems)