p-ISSN 2622-2876|e-ISSN 2685-4511 JURNAL TOURISM Vol. 4 No. 02, Halaman: 120 - 129 November 2021 STRATEGI PENGEMBANGAN KAMPUNG RAJA PRAILIU SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI KABUPATEN SUMBA TIMUR Feny Susana Eky 1 *, Rulli Saragi 2 , dan Hervianto H. Turupaita 123 Politeknik Negeri Kupang Jl. Adisucipto Penfui P.O BOX 139 Kupang-NTT E-mail: ekyfeny@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata budaya yang ada di Kampung Raja Prailiu serta strategi pengembangan potensi wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata budaya di Kampung Raja Prailiu yakni upacara adat, tata hidup masyarakat, peninggalan sejarah, kesenian dan kerajinan masyarakat. Hasil analisis SWOT dirumuskan strategi pengembangan daya tarik wisata Kampung Raja Prailiu antalain; 1) Meningkatkan kegiatan promosi, 2) Membangun mediasi antara suku Matoalang dan Praikaraha, 4) Membentuk unit pengelolaan pariwisata, 5) Merancang master plan pengembangan obyek wisata Kampung Adat Prailiu, 6) Meningkatkan kapasitas SDM melalui pola pemberdayaan masyarakat, 7) Menggiatkan kembali penanaman tanaman pewarna, 8) Membentuk unit pengelola pariwisata, 9) Meningkatkan kapasitas dua kelompok pengrajin tenun ikat, 10) Meningkatkan pemahaman adat istiadat dan budaya di kalangan generasi muda, 11) Meningkatkan Pengetahuan tentang industri pariwisata, 12) Memfasilitasi kerjasama dan kemitraan, dan 13) Membuka areal terbuka hijau di lingkungan sekitar dan lokasi stadion Rihi Eti. Kata kunci: strategi, analisis SWOT, Kampung Raja Prailiu. Abstract This study aims to determine the potential for cultural tourism in Raja Prailiu Village and strategies for developing tourism potential. This study uses a qualitative method. The results showed that the potential for cultural tourism in Raja Prailiu Village are traditional ceremonies, community life systems, historical heritage, arts and crafts of the community. The results of the SWOT analysis formulated a strategy for developing the tourist attraction of Kampung Raja Prailiu, among others; 1) Increase promotional activities, 2) Build mediation between the Matoalang and Praikaraha tribes, 4) Establish a tourism management unit, 5) Design a master plan for the development of the Prailiu Traditional Village tourism object, 6) Increase human resource capacity through community empowerment patterns, 7) Re-invigorate planting coloring plants, 8) Establish a tourism management unit, 9) Increase the capacity of two groups of craftsmen, 10) Increase the understanding of customs and culture among the younger generation, 11) Increase knowledge about the tourism industry, 12) Facilitate cooperation and partnerships, and 13 ) Open a green open areas in the surrounding environment and in the location of the Rihi Eti stadium. Keywords: strategy, SWOT analysis, Raja Praliu Village. PENDAHULUAN Sektor pariwisata merupakan penyumbang devisa negara, dan juga memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional yaitu memperluas lapangan usaha, memperluas lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan pemerintah, mendorong pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, memperluas wawasan nusantara, mendorong perkembangan daerah, mendorong pelestarian lingkungan hidup, memperluas wawasan nusantara dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Namun demikian, sektor pariwisata ini perlu dikelola dengan baik oleh masing-masing daerah dalam pengembangan destinasi dan atraksi wisata. Menurut Mathieson & Wall (dalam Pitana dan Gyatri, 2005), pariwisata adalah kegiatan