ISSN 2477-6041 articles 11, pp.115 – 125, 2023
https://rekayasamesin.ub.ac.id/
DOI: 10.21776/jrm.v14i1.1100
Copyright: © 2023 by the authors.
115
Vol. 14. No.1
PENGARUH ARUS DAN WAKTU PADA MICRO RESISTANCE
SPOT WELDING TERHADAP BAJA AISI 304 DAN ALUMINIUM
PADUAN
Agus Sifa
1)
✉, Mohamad Adib Ichwan
1)
, Tito Endramawan
1)
1)
Jurusan Teknik Mesin
Politeknik Negeri Indramayu
agus.sifa@polindra.ac.id
mohamadadibichwan10@gmail.com
Tito@polindra.ac.id
Abstract
Welding is often used in industry as a joining technique, one of which is Micro
Resistance Spot Welding (MRSW). MRSW was carried out to know the maximum load
and shear stress produced on separate worksheets using AISI 304 and aluminum alloys
and then connected using a lap joint. This study uses weld current, weld time, and
emphasis on the electrodes. In this, welding is done constantly and does not use cooling.
The currents used in welding are 140, 280, and 420 A, then varied with the welding time
of 24 ms, 34 ms, and 44 ms and combined with a pressure of 1.3 bar. After welding, the
welding results are tested using tensile tests and weldability tests. The results of the
study were taken with the highest maximum load on a differentiated worksheet. The
highest maximum load is generated at the connection of AISI 304 with AISI 304. In
contrast to the connection using aluminum alloys, the resulting load will decrease.
Keywords: MRSW, AISI 304, Aluminum Alloys, Tensile Test, Weldability Test.
1. PENDAHULUAN
Micro resistance spot welding (mRSW) sering sekali digunakan oleh industri ektronika dan
kesehatan, salah satunya dimanfaatkan untuk menggabungkan pelat tipis karena
pembuatannya yang mudah, penggunaan pada produksi masal dan otomasi
[1]
. Industri
elektronika dan kesehatan sering sekali menggunakan produk peralatan atau mesin yang
menggunakan bahan baku dari pelat tipis, proses manufaktur pelat tipis secara produksi
masal dan otomatis menggunakan proses mRSW
[1]
. Proses penyambungan pelat tipis dengan
metode mRSW lebih efisien karena memiliki pembiayaan yang rendah dan dapat diterapkan
pada penyambungan yang berbeda material yaitu baja dan aluminium
[2]
. MRSW dapat
digunakan dengan arus listrik yang berupa arus searah (DC) atau arus bolak – balik (AC).
Mesin las akan mengubah saluran daya menjadi tegangan rendah menjadi arus pengelasan
yang tinggi, beberapa aplikasi menggunakan arus bolak-balik (AC) single phase yang sama
dengan frekuensi saluran daya yang digunakan sebesar 60 Hz
[3]
. Proses pengelasan mRSW
dengan mengalirkan arus listrik pada elektroda sehingga hambatan listrik menghasilkan
panas pada permukaan benda dan mengakibatkan benda tersebut mencair. Beberapa dari
tembaga elektroda berdifusi ke benda pengelasan, kemudian mengubah komposisi kimia dan
sifat sambungan pada pengelasan mengahasilkan nugget pada daerah permukaan
[4]
.
Corresponding Author:
✉ Agus Sifa
Received on: 2021-11-29
Revised on: 2022-12-16
Accepted on: 2023-01-17