Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan ISSN 2657-0025 (Versi Elektronik) Vol. 04, No. 03, Juli 2022 : hlm 617-626 617 PENGARUH FINANCIAL ATTITUDE, FINANCIAL SELF-EFFICACY, DAN RISK PERCEPTION TERHADAP INVESTMENT INTENTION Jesyca Syabilla Laurency 1 , Agus Zainul Arifin 2 1 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara Jakarta Email: jesyca.115180613@stu.untar.ac.id 2 Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara Jakarta* Email: agusz@fe.untar.ac.id *Penulis Korespondensi Masuk:19-02-2022, revisi: 16-03-2022, diterima untuk diterbitkan: 30-03-2022 ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh sikap keuangan, efikasi keuangan diri, dan persepsi risiko terhadap niat investasi. Subjek penelitian ini adalah generasi milenial di Jabodetabek. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner secara online menggunakan google form. Analisis data menggunakan SEM-PLS. Jumlah sampel sebanyak 302 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sikap Keuangan dan Persepsi Risiko berpengaruh positif signifikan terhadap Niat Investasi. Sedangkan Efikasi Keuangan Diri tidak berpengaruh signifikan terhadap Niat Investasi. Kata Kunci: Sikap Keuangan, Efikasi Keuangan Diri, Persepsi Risiko, dan Niat Investasi. ABSTRACT The purpose of this research is to analyze the influence of financial attitude, financial self-efficacy, and risk perception on investment intention. This study will examine millennials in Jabodetabek as a sample. Sampling technique is done by using non-probability sampling which specifically speaking is purposive sampling. This observation was done by giving online questionnaires using google form and processed by SmartPLS 3.3.3 program, the observation eventually gained 302 respondents. The result of this study reveals that financial attitude and risk perception do affect positive significantly on investment intention. Meanwhile, financial self-efficacy has no significant positive effect on investment intention. Keywords: Financial Attitude, Financial Self-Efficacy, Risk Perception, Investment Intention. 1. PENDAHULUAN Latar belakang Sektor ekonomi mengalami ketidakstabilan dan terdampak parah akibat pandemi virus Corona karena adanya pembatasan kegiatan dan usaha masyarakat. Dalam laporan yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Agustus, disebutkan bahwa pada triwulan II-2020 Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar -5,32%. Pada triwulan III-2020 terjadi sedikit peningkatan, dimana perekonomian Indonesia tumbuh sebesar -3,49%. Sebelumnya pada triwulan I-2020, BPS juga melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebesar 2,97%, lebih kecil dari pertumbuhan periode yang sama pada tahun 2019 sebesar 5,02%. (Menkeu: Triwulan III 2020, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tunjukkan Perbaikan Signifikan, n.d.). Oleh karena itu diperlukan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia, salah satunya dengan melakukan investasi. Investasi adalah kegiatan menempatkan dana dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh