(JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 3 No 1 (2023), April 2023 DOI: 10.36086/medlabscience.v3i1 25 Hubungan Kadar Vitamin D Kalsiferol Dengan Anemia ada Ibu Hamil Correlation Of Vitamin D Calciferol Levels With Anemia in Pregnant Women Nur Syahwidad 1 , Dr Waras Budiman 2 , Muhammad Rizki Kurniawan 3 1,2,3 Program Studi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Binawan, Indonesia (nursyahwidad15@gmail.com) ABSTRAK Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan masalah serius pada ibu dan bayi baru lahir, seperti berat badan rendah, hipertensi, dan kelahiran prematur. Vitamin D merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai proses metabolisme di dalam tubuh dan bersifat larut dalam lemak dan diproduksi oleh kulit manusia dengan energi yang diperoleh dari sinar ultraviolet, asupan makanan, atau suplemen vitamin D. Kalsiferol (25(OH)D) merupakan bentuk aktif vitamin D dalam tubuh. Seseorang dikatakan deficiency vitamin D kalsiferol apabila memiliki <20ng/mL, insufficiency <30ng/mL, sufficiency 30-100 ng/mL, dan potential toxicity apabila lebih dari 100ng/mL dalam tubuh. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan kadar vitamin D kalsiferol dengan anemia pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode uji Spearman Rho dengan sampel berupa data rekam medis dengan 37 sampel ibu hamil yang mengalami anemia dan melakukan pemeriksaan vitamin D kalsiferol di RS YPK Mandiri. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil anemia dan melakukan pengecekan vitamin D kalsiferol di RS YPK Mandiri berada pada rata-rata usia 32 tahun, yang mengalami deficiency kalsiferol sebanyak 48,6%, insufficiency 27%, dan yang sufficiency sebanyak 24,4%. Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi yang berarti dan tidak ada hubungan antara kadar vitamin D kalsiferol dengan anemia pada ibu hamil. Kata Kunci : Anemia, Ibu Hamil, Kalsiferol, Vitamin D ABSTRACT Background: Anemia is a condition in which a person lacks red blood cells or erythrocytes. Erythrocytes contain a number of compounds called hemoglobin which function to distribute oxygen throughout the body. Anemia during pregnancy according to the World Health Organization (WHO) is a pregnant woman who has a low hemoglobin concentration <11 g/dL. Anemia in pregnant women can cause serious problems for both mother and newborn, such as low body weight, hypertension, and premature birth. Vitamin D is a substance needed by the body for various metabolic processes in the body and is fat soluble and produced by human skin with energy obtained from ultraviolet light, food intake, or vitamin D supplements. the active form of vitamin D in the body. A person is said to be deficient in vitamin D calciferol if he has <20ng/mL, insufficiency <30ng/mL, sufficiency 30-100 ng/mL, and potential toxicity if more than 100ng/mL in the body. The purpose of this study was to determine the relationship between vitamin D calciferol levels and anemia in pregnant women. Methods: This study used the Spearman Rho test method with samples in the form of medical record data with 37 samples of pregnant women who had anemia and did an examination of vitamin D calciferol at YPK Mandiri Hospital Results: The results showed that pregnant women who were anemic and checked for vitamin D calciferol at YPK Mandiri Hospital were at an average age of 32 years, those with calciferol deficiency were 48.6%, insufficiency 27%, and sufficiency 24.4%. . Conclusion: There is no significant correlation and there is no relationship between levels of vitamin D calciferol and anemia in pregnant women. Keywords: Anemia, Calsiferol, Pregnant Women, Vitamin D