Inovbiz: Jurnal Inovasi Bisnis 9 (2021) 1-6 Inovbiz Website: www.ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IBP Email: inovbiz@polbeng.ac.id Penggunaan Analisis SWOT dalam Mengembangkan Potensi Usaha Dodol Nenas Kelompok Tani Tunas Makmur Sungai Pakning Nurlela 1, ,Wan Junita Raflah 2 1,2 Program Studi Administrasi Bisnis Internasional, Politeknik Negeri Bengkalis, Bengkalis, Riau, Indonesia, 28711. junita@polbeng.ac.id 1. Pendahuluan Nenas (Ananas comosus) merupakan tana- man tropical yang banyak tumbuh di daerah In- donesia khususnya di Riau. Buah ini terkenal dengan rasanya yang asam namun kaya akan vitamin C, serat dan antioxidant. Nenas lazimnya dimakan mentah, namun bagi yang tidak suka rasanya yang tajam, nenas biasanya diolah men- jadi air buah, manisan dan dodol. Makanan olahan ini selain rasanya manis juga dijadikan alternatif mengawetkan nenas secara alami. Dodol nenas merupakan makanan tradisional masyarakat Riau. Biasanya dihidangkan pada saat hari besar umat muslim ataupun pada acara pernikahan. Hal ini karena proses pembuatan dodol nenas rumit dan membutuhkan waktu lama sehingga biasanya hanya diproduksi pada waktu- waktu tertentu saja. Melihat potensi pasar dodol nenas ini Kelompk Tani Tunas Makmur berinisiatif menjadikan dodol nenas ini sebagai makanan yang selalu tersedia setiap harinya. Kelompok Tani Tunas Makmur adalah Mitra Binaan PT Pertamina (Persero) RU II Production Sungai Pakning. Kelompok Tani Tunas Makmur terletak di Kampung jawa, kelurahan Sungai Pakning merupakan daerah yang terisolir karena akses, infrastruktur jalan dan fasilitas Kesehatan yang tidak memadai. Secara garis wilayah, Kam- pung Jawa berada dalam wilayah ring I perus- ahaan. Oleh karena itu, Kelompok Tani Tunas Makmur masuk ke dalam salah satu bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan ini. Program ini sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani tersebut. Walaupun sudah mendapat bantuan dari program CSR perusahaan ini, Kelompok Tani Tunas Makmur perlu melakukan pengem- bangan untuk meningkatkan produksi, me- maksimalkan penjualan dan memperluas pasar. Kelompok Tani Tunas Makmur harus memiliki perencanaan usaha yang jelas dan strategi yang realistis. Hal ini bisa dilakukan menggunakn ana- lisis SWOT untuk mengidentifikasi berbagai ma- salah secara sistemis untuk merumuskan strategi pengembangan usaha. Menurut Rangkuti (2015), SWOT merupakan singkatan dari Stregth, Weakness, Opportunity and Threat. Analisis ini berdasarkan usaha me- maksimalkan kekuatan (Stregth) dan peluang (Opportunity) dan pada saat yang sama memini- malkan kelemahan (Weakness) dan ancaman (Threats). Kekuatan dan kelemahan merupakan faktor internal, sementara kesempatan dan an- caman merupakan faktor eksternal. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa strate- gi potensi pengembangan usaha dodol nenas Kelompok Tani Tunas Makmur Sungai Pakning menggunakan analisis SWOT. ARTICLE INFO Received: (10/10/2020) Received in revised: (22/10/2020) Accepted: (28/10/2020) Published: (7/7/ 2021) Open Access This study aims to find out potential development strategy of pineapple dodol busi- ness of Tunas Makmur farmer grpup in sungai Pakning using SWOT analysis. This study was conducted in Kampung Jawa Sungai Pakning using primary and sec- ondary data in which primary data was collected through interviews, observations and literature review. The result of this study found that the strategy for developing the pineapple dodol business in Tunas Makmur Sungai Pakning is to implement an aggressive strategy by increasing the amount of pineapple production, maintain the good quality product, Product innovation, Penetrate foreign markets, Increase partnerships, especially in the fields of marketing, technology and capital. Keywords: SWOT, pineapple dodol, aggresive strategy