Prosiding Seminar Nasional KSP2K II, 1 (2) : 16-22 16 IDENTIFIKASI IKAN HASIL TANGKAPAN PADA ALAT TANGKAP SERO DI PESISIR KELURAHAN WAETUO DAN KELURAHAN PALLETTE, KABUPATEN BONE Agus Surachmat 1) , Yasser Arafat1 1) , Ali Imran 1) Staf pengajar Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone Email : agussurachmat313@yahoo.co.id ABSTRAK Jumlah alat tangkap ikan di Kabupaten Bone meningkat seperti halnya dengan produksi perikanan dan armada penangkap ikan. Hal ini disebabkan karena sektor perikanan membuka peluang yang sebesar-memberikan kesempatan untuk bekerja, sehingga kegiatan mengarah ke sektor ini. Hasil penangkapan sero terutama adalah ikan pantai, tetapi sering juga tertangkap ikan-ikan layaran, atau jenis ikan besar lainnya. Untuk daerah-daerah tertentu sero justru untuk menangkap ikan kembung. Kata kunci: sero, pesisir, Waetuo dan Paletta, Bone I. PENDAHULUAN Secara geografis Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten di pesisir timur Sulawesi Selatan yang terletak antara 04 o 27’30” – 04 o 30’0’’ lintang selatan dan antara 120 o 20’0’’ – 120 o 25’0’’ bujur timur. Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Potensi tersebut terdiri atas panjang pantai 130,45 km dengan produksi perikanan laut sebesar 67.8661,6 ton. Jumlah alat tangkap ikan di Kabupaten Bone meningkat seperti halnya dengan produksi perikanan dan armada penangkap ikan. Hal ini disebabkan karena sektor perikanan membuka peluang yang sebesar-memberikan kesempatan untuk bekerja, sehingga kegiatan mengarah ke sektor ini. Berdasarkan data dari tabel perkembangan alat tangkap ikan di Kabupaten Bone (tabel 1), tampak bahwa ada kecenderung dari tahun 2007 – 2012 khususnya alat tangkap sero jumlahnya terus meningkat. Sero adalah perangkap yang biasanya terdiri dari susunan pagar-pagar yang akan menuntun ikan-ikan menuju perangkap. Sero juga disebut banjang, bila, belat, seroh, kelong. Hasil penangkapan sero terutama adalah ikan pantai, tetapi sering juga tertangkap ikan-ikan layaran, atau jenis ikan besar lainnya. Untuk daerah-daerah tertentu sero justru untuk menangkap ikan kembung (Pagatan, Tanjung Satai). Masyarakat nelayan Sero di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone pada umumnya menempatkan alat tangkap Sero yaitu di daerah kawasan ekosistem hutan mangrove dan padang lamun. Berdasarkan hal tersebut diperlukan identifikasi hasil tangkapan ikan menggunakan alat Sero yang terdapat di daerah tersebut. II. WAKTU DAN METODE Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ikan hasil tangkapan menggunakan alat tangkap sero di pesisir wilayah Kelurahan Waetuo dan Kelurahan Pallette Kabupaten Bone, yang dilaksanakan pada bulan Agustus - September 2017. Metode penelitian dengan metode deskriptif, pengamatan langsung di lokasi penangkapan ikan serta analisa laboratorium. Alat tangkap sero sebanyak 5 titik lokasi yaitu 3 lokasi alat tangkap sero di Kelurahan Waetuo dan 2 lokasi alat tangkap sero di Kelurahan Pallette. Data koordinat lokasi alat tangkap sero di Kelurahan Waetuo dan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Portal E-Journal Universitas Khairun