Jurnal Geografi 19(1) (2022) 29-37 JURNAL GEOGRAFI https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JG Analisis Potensi Kekeringan Pertanian di Kabupaten Bandung Agung Fathony, Lili Somantri, Nanin Trianawati Sugito Departemen Pendidikan Geografi, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia Abstrak Kabupaten Bandung sering mengalami kekeringan pada musim kemarau. Hal ini mem- pengaruhi produktivitas pertanian dan ketersediaan air bersih. Belum ada penelitian mengenai kekeringan di Kabupaten Bandung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengeta- hui potensi kekeringan pertanian yang terjadi di Kabupaten Bandung dan mengetahui tingkat akurasi dari citra penginderaan jauh yang digunakan. Penelitian ini mengguna- kan metode penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis. Citra yang digunakan yaitu Landsat 8 dan Sentinel-2. Hasil penelitian berdasarkan hasil Landsat 8, luas paling tinggi pada kelas kekeringan sangat rendah yaitu Kecamatan Rancabali, kelas rendah Ke- camatan Pangalengan, kelas sedang Kecamatan Kertasari, kelas tinggi Kecamatan Na- greg, kelas sangat tinggi Kecamatan Ciwidey. Berdasarkan hasil Sentinel-2, kelas sangat rendah yaitu Kecamatan Pangalengan, kelas rendah yaitu Kecamatan Pangalengan, ke- las sedang Kecamatan Pacet, kelas tinggi Kecamatan Baleendah dan kelas sangat tinggi Kecamatan Margaasih. Tingkat akurasi citra Landsat 8 pada peta NDVI yaitu sebesar 68,87% dan peta penggunaan lahan sebesar 76,42%. Tingkat akurasi citra Sentinel 2 pada peta NDVI yaitu 40,5% dan peta penggunaan lahan 72,64%. Peta yang memenuhi tingkat akurasi hanya peta penggunaan lahan citra Landsat 8. Abstract Bandung Regency often experiences drought in the dry season. This affects agricultural productivity and the availability of clean water. There has been no research on drought in Bandung Regency. The purpose of this study was to determine the potential for agricul- tural drought that occurred in Bandung Regency and to determine the level of accuracy of remote sensing imagery used. This research uses remote sensing method and Geo- graphic Information System. The images used are Landsat 8 and Sentinel-2. The results of the study based on Landsat 8 results, the highest area was in the very low drought class, namely Rancabali District, low class Pangalengan District, medium class Kertasari District, high class Nagreg District, very high class Ciwidey District. Based on the results of Sentinel-2, very low class is Pangalengan District, low class is Pangalengan District, medium class is Pacet District, high class is Baleendah District and very high class is Margaasih District. The accuracy level of Landsat 8 images on NDVI maps is 68.87% and land use maps is 76.42%. Sentinel 2 image accuracy rate on NDVI map is 40.5% and land use map is 72.64%. Maps that meet the level of accuracy are only Landsat 8 image land use maps. Article Info Article History Submitted 2021-12-07 Revised 2021-12-30 Accepted 2022-01-30 Keywords Kekeringan, Landsat 8, Sen- tinel-2, Kabupaten Bandung * Address: Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Kota Bandung 40154 E-mail: fathony@student.upi.edu DOI 10.15294/jg.v19i1.33724 © 2022. Published by UNNES. This is an open access article under the CC BY license (http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/) p-ISSN 2549-3078 e-ISSN 2549-3094