Prosiding Seminar Nasional Biotik 2018 ISBN: 978-602-60401-9-0 723 PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA VISUAL PADA MATERI KINGDOM ANIMALIA Rahmi 1) ,Elita Agustina 2) dan Wati Oviana 3) 1,2,3) Program Studi Pendidikan Biologi FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Email: elita_97@yahoo.com ABSTRAK Pembelajaran aktif adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Belajar aktif merupakan langkah cepat, menyenangkan dalam meningkatkan pemahaman materi. Upaya untuk mendukung pemahaman materi dibutuhkan model dan media yang tepat sesuai dengan materi yang dibelajarkan. Dalam belajar aktif yang paling penting siswa dapat memecahakan masalah secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas belajar siswa dengan model discovery learning dan media visual pada kingdom animalia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwasannya aktivitas belajar siswa kelas eksperimen pada pertemuan 1 rata-rata 82,95%, pada pertemuan 2 yaitu 86,36 dan pada pertemuan 3 yaitu 90,68%. Angka-angka tersebut meunjukkan aktivitas belajar siswa berada pada kategori sangat aktif, sedangkan pada kelas kontrol pertemuan 1 yaitu 65,90%, pada pertemuan 2 yaitu 68,18% dan pada pertemuan ke 3 yaitu 77,84% yang menunjukan aktivitas belajar siswa pada kategori aktif. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa dengan model discovery learing dan media visual dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada materi kingdom animalia. Kata Kunci: Aktivitas, Discovery Learning, Media Visual, Kingdom Animalia. PENDAHULUAN roses pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas merupakan aktivitas mentransformasikan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Pembelajaran yang dilakukan seharusnya lebih berpusat pada siswa sehingga siswa bukan hanya ikut berpartisipasi saja dalam proses pembelajaran namun juga dapat mengembangkan cara-cara belajar mandiri, berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, penilaian proses pembelajaran itu sendiri maka disini pengalaman siswa lebih diutamakan dalam memutuskan titik tolak kegiatan.(Martini, 2007) Upaya untuk mendukung peningkatan hasil dan aktivitas belajar maka dibutuhkan model dan media yang tepat sesuai dengan materi yang dibelajarkan. Model discovery learning dinilai sesuai untuk karakteristik materi kingdom animalia karena sebagian besar objek kingdom animalia dapat diamati langsung untuk penyelidikan, topiknya spesifik dan sudah terdefinisikan dengan jelas. Model discovery learning memiliki karakteristik yang sesuai untuk digunakan dalam mengajarkan materi ciri khas (karakteristik) dan klasifikasi misalnya mengajarkan berbagai klasifikasi beberapa hewan (Winarni, 2016). Proses pembelajaran yang dilakukan siswa dalam model discovery learning meliputi 6 langkah yaitu a) Stimulation, b) Problem statment, c) Data collection, d) Data processing, e) Verification, f) Generalization (Syah, 2004). Pada 6 langkah ini bisa membantu siswa untuk meningkatkan aktivitas belajarnya karena pada setiap langkah dalam model ini siswa dituntut untuk belajar secara mandiri. Selain meningkatkan aktivitas belajar siswa, diperlukan juga pemahaman konsep materi kingdom animalia dengan baik. Sehingga untuk mendukung pemahaman ini di perlu adanya media pembelajaran interaktif agar pembelajaran lebih menarik. (Herry dkk, 2007)