Received Agustus 30, 2022; Revised September 2, 2022; Oktober 10, 2022 Pelatihan Pengolahan dan Pemasaran Keripik Talas di Kelurahan Sawagumu Kota Sorong Susetyowati Sofia¹, Rais Dera Pura Rawi², Ramli Lewenussa³, Wisang Candra Bintari 4 , Mitta Muthia Wangsih 5 , Nurul Hidayah 6 ¹ ,2,3,4,5,6 Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Sorong Jl. Pendidikan No.27 Kota Sorong, Papua Barat e-mail: ¹ susetyowati.sofia@gmail.com, 2 raisderaprawi@um-sorong.ac.id, 3 irianfish@gmail.com, 4 binaricandra@gmail.com, 5 mithamuthia@gmail.com, 6 nurulhidayah@um-sorong.ac.id Abstrak Permasalah utama dalam penjualan ubi talas adalah ketika ubi talas panen melimpah, ubi talas tidak terserap oleh pasar, banyak ubi talas yang lama terjual bahkan tidak laku terjual. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan para warga yang mengikuti kegiatan pelatihan mampu memproduksi atau mengolah ubi talas menjadi kripik talas yang diminati oleh para konsumen dan mampu menerapkan pemasaran dalam menjual produk. Metode Pelaksanaan Pengabdian, pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan, demostrasi dan praktek. Luaran yang dihasilkan dari pengabdian kepada masayarakat dengan program pelatihan pengolahan dan pemasaran keripik talas di kelurahan Sawagumu ini adalah peningkatan keterampilan pengolahan ubi talas dengan rasa pedas manis dan original. Kata kunci: Pelatihan, Pemasaran, Label, Kripik Talas, Wirausaha. 1. PENDAHULUAN Indonesia banyak tanaman umbi-umbian dan digolongkan menjadi umbi-umbian golongan mayor dan umbi-umbian minor. Umbi-umbian golongan mayor seperti ubi kayu dan ubi jalar, dimanfaatkan untuk kebutuhan industri seperti ubi kayu untuk produksi tapioka. Sedangkan umbi-umbian golongan minor seperi talas, gadung, suweg, uwi, gembili dan pemanfaatannya belum banyak digunakan pada industri besar tetapi pemanfaatan hanya pada industri rumah tangga. (Farhandi et al., 2016). Talas (Colocasia esculenta L.) tanaman pangan yang berpotensi sebagai sumber karbohidrat dan sekitar 10% penduduk dunia mengonsumsi sebagai pangan. Talas jenis tanaman tidak menuntut syarat tumbuh yang khusus. Dan jenis tanaman pangan yang kaya akan nilai gizi baik (Sulistyowati et al dalam Wulanningtyas et al., 2019) Gambar 1. Talas (Colocasia esculenta L.)