Jurnal Pendidikan Fisika \Vol. 07 No. 02, Juli, 2018, 180-184 ISSN: 2302-4496 Adi Cahyono, Prabowo, Setyo Admoko 180 PENGEMBANGAN ALAT PRAKTIKUM GAYA LORENTZ SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA Adi Cahyono, Prabowo, Setyo Admoko Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya Email: adicahyono@mhs.unesa.ac.id Abstrak Tujuan dari riset ini yaitu menghasilkan alat praktikum gaya Lorentz sebagai media pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian pengembangan dengan model 4D. Alat praktikum yang dikembangkan diujicobakan secara terbatas di Laboratorium Fisika Dasar UNESA selanjutnya uji coba secara luas dilakukan di MBI Amanataul Ummah dengan menggunakan rancangan penelitian “One Group Pre-test and Post-test Design” dengan tiga kelas replikasi. Data hasil penelitian ini berupa validitas alat praktikum sebesar 86,70% dengan kategori sangat layak digunakan. Adapun ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 94,32% dari 88 peserta didik yang tersebar dalam tiga kelas. Berdasarkan hasil analisis lembar evaluasi hasil belajar peserta didik untuk mengetahui tingkat kenaikan nilai ranah kognitif peserta didik didapatkan nilai gain sebesar 0,69 yang tergolong pada kategori sedang. Sedangkan untuk respon peserta didik didapatkan respon yang sangat positif dengan presentase 91,67%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa alat praktikum gaya Lorentz sangat layak untuk digunakan sebagai penunjang dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan gaya Lorentz. Kata Kunci : alat praktikum, gaya Lorentz, validitas. Abstract The aim of this research is to produce Lorentz force apparatus as a medium of physics learning. This research method that used is development research of 4D. The apparatus developed has been trial- limited in the basic physics laboratory of State University of Surabaya and then a wide-ranging trial was conducted at MBI Amanataul Ummah using a "one group pre-test and post-test design" with three replication classes. The result data of this research is the validity of Lorentz Force apparatus to 86,70% with very suitable category to be used. The completeness of learning outcomes of learners for 94.32% of 88 students (divided in three classes). Based on the results of evaluation sheet analysis to determine the level of increase in the value of students knowledge obtained value of the gain score of 0.69 are classified in the category of medium. Meanwhile, the response of students is very positive with a percentage of 91.67%. Overall it can be concluded that Lorentz force apparatus has been feasible to be used as a medium of physics learning. Keywords : apparatus, Lorentz force, validity. PENDAHULUAN Salah satu cabang ilmu sains yang diajarkan di tingkat SMA yaitu fisika, yang merupakan cabang ilmu sains yang mengkaji mengenai fenomena alam, secara kualitatif maupun kuantitatif dengan menerapkan matematika sebagai alat bantunya (Karyono, 2009). Sebagian besar materi fisika di SMA bersifat kompleks dan rumit, sehingga sangat sulit bagi guru unuk mengajarkan semua fakta, konsep, dan teori. Di sisi lain tuntutan pencapaian kurikulum harus terpenuhi, sehingga kebanyakan guru akan memilih metode yang termudah, yakni mengajarkan fakta dan konsep pada setiap materi hanya melalui metode ceramah. Keadaan tersebut semakin didukung dengan adanya teknologi seperti power point, yang justru akan membuat guru semakin nyaman untuk menggunakan metode ceramah dan presentasi. Akibatnya peserta didik memiliki banyak pengetahuan faktual tetapi keterampilan proses mereka relatif kurang, hal ini terjadi karena mereka tidak dilatihkan untuk menemukan pengetahuannya sendiri melainkan hanya diberi tahu oleh guru. Dalam pemilihan strategi yang akan diterapkan dalam pembelajaran harus mengacu pada dua hal yaitu optimalisasi keterkaitan semua unsur pembelajaran dan keterlibatan seluruh indra peserta didik. Pada kenyataannya, metode ceramah dari guru belum bisa brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya