E-ISSN 2809-4646 | 88 JURNAL PEMBERDAYAAN DAN PENDIDIKAN KESEHATAN VOL. 2 NO. 2, JUNI 2023 DOI: 10.34305/jppk.v2i02.759 Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi- NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional. PENERAPAN MEDIA LEAFLET SEBAGAI PERSIAPAN PERENCANAAN KEHAMILAN Merissa Laora Heryanto, Putri Bunga Amelia, Anggun Tismatul Khasanah, Evi Oktaviani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan merissalaora@gmail.com Abstrak Angka Kematian Ibu (AKI masih di kisaran 305 per 100.000 Kelahiran Hidup, belum mencapai target yang ditentukan yaitu 183 per 100.000 KH di tahun 2024). Pemeriksaan kesehatan sebelum menikah atau hamil khususnya pada wanita akan mengurangi angka kesakitan dan kematian ibu dan anak. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk menerapkan media leaflet sebagai persiapan perencanaan kehamilan. Jumlah peserta sebanyak 32 orang. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan penyuluhan/metode ceramah, sebelum peserta mendapatkan penyuluhan, peserta terlebih dahulu diberikan pretest kemudian diberikan posttest. Analisa data menggunakan uji T Dependen untuk mengetahui kenaikan pretest dan posttest nya. hasil pretest sebagian besar pengetahuan peserta kurang yaitu sebesar 65,6%, sedangkan pada hasil postest Sebagian besar peserta pengetahuannya Baik 59,4%. Hasil uji statistik didapatkan nilai 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara hasil Pretest dan hasil Posttest. Kesimpulannya yaitu adanya peningkatan pengetahuan memakai media leaflet sebagai persiapan perencanaan kehamilan. Kata Kunci: Media Leaflet, Perencanaan Kehamilan PENDAHULUAN Pembangunan Kesehatan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dimana adalah tingginya Angka Kematian Ibu (AKI). Secara umum AKI menunjukan angka indicator untuk menilai angka derajat Kesehatan masyarakat di suatu tempat. Indonesia masih dikategorikan buruk dalam meningkatkan derajat kesehatannya jika melihat dari derajat kesehatannya yang semakin tingginya AKI. Hingga saat ini, Angka Kematian Ibu (AKI masih di kisaran 305 per 100.000 Kelahiran Hidup, belum mencapai target yang ditentukan yaitu 183