E-ISSN : 2579-9258 Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika P-ISSN: 2614-3038 Volume 06, No. 02, Juli 2022, pp. 2122-2133 2122 Systematics Literature Review: Pengembangan Mathematical Proficiency dalam Pembelajaran Matematika Sari Herlina 1 , Dadang Juandi 2 1, 2 Departemen Pendidikan Matematika, Fakultas FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudi No. 229, Bandung, Indonesia 1 Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Riau Jalan. Kaharuddin No. 113, Pekanbaru, Indonesia sariherlina99@edu.uir.ac.id Abstract The National Research Council developed the concept of Mathematical Proficiency in five strands, namely: Conceptual Understanding, Procedural Fluency, Strategic competence, Adaptive Reasoning, and Productive Disposition. The purpose of this study is to analyze the development of mathematics proficiency in learning mathematics. The method in this research is Systematic Literature Review (SLR). The stages of SLR in this research, namely: 1) Develop research questions; 2) Design a conceptual framework; 3) Create selection criteria; 4) Develop a search strategy; 5) Selecting studies based on selection criteria; 6) Code the study; 7) Determine the quality of the study; 8) Synthesize the results of the study; 9) Report findings. In this study, the 10 most relevant articles were used from 102 articles found using the publish and perish application. The articles studied are articles from international journals indexed by Scopus. The articles are taken from 2010 to 2022. Mathematical proficiency can be developed with the help of teachers/educators in several ways, including 1) choosing appropriate learning strategies according to the characteristics of students; 2) preparing learning tools; 3) preparing questions that can develop mathematical thinking processes so as to develop students' mathematical skills; 4) improve the competence of a teacher through seminars, training, and others; 5) provide challenges for students in learning mathematics. Keywords: Mathematical Proficiency, Mathematics Learning, Development, Systematic Literature Review Abstrak National Research Council mengembangkan konsep Mathematical Proficiency dalam lima strands yaitu: Conceptual Understanding, Procedural Fluency, Strategics competence, Adaptive Reasoning, and Productive Disposition. Tujuan dari studi ini untuk menganalis pengembangan mathematics proficiency dalam pembelajaran matematika. Metode dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). Adapun tahapan SLR dalam penelitian ini, yaitu: 1) Mengembangkan pertanyaan penelitian; 2) Mendesain kerangka konseptual; 3) Membuat kriteria seleksi; 4) Mengembangkan strategi sencarian; 5) Menseleksi kajian berdasarkan kriteria seleksi; 6) Mengkode kajian; 7) Menentukan kualitas kajian; 8) Mensintensis hasil kajian; 9) Melaporkaan temuan. Dalam penelitian ini menggunakan 10 artikel yang paling relevan dari 102 artikel yang ditemukan menggunakan aplikasi publish and perish. Artikel-artikel yang dikaji merupakan artikel-artikel dari jurnal internasional yang terindeks scopus. Artikel diambil dari tahun 2010 sampai 2022. Kemampuan mathematical proficiency dapat dikembangkan dengan bantuan guru/pendidik melalui beberapa cara, antara lain: 1) memilih strategi pembelajaran yang tepat sesuai karakteristik peserta didik; 2) mempersiapkan perangkat pembelajaran; 3) menyiapkan soal-soal yang dapat mengembangkan proses berpikir matematis sehingga mengembangkan kecakapan matematis siswa ; 4) meningkatkan kompetensi seorang guru melalui seminar, pelatihan dan lainnya; 5) memberikan tantangan bagi siswa dalam belajar matematika. Kata kunci: Kecakapan Matematis, Mathematical Proficiency, Systematic Literature Review, Pengembangan, Pembelajaran Matematika. Copyright (c) Sari Herlina, Dadang Juandi Corresponding author: Sari Herlina Email Address: sariherlina99@edu.uir.ac.id (Jalan. Kaharuddin No. 113, Pekanbaru, Indonesia) Received 06 May 2022, Accepted 06 July 2022, Published 22 July 2022 PENDAHULUAN Keberhasilan dalam belajar matematika harus lebih dari pengetahuan dan prosedur (Groves, 2012), artinya siswa harus mempunyai kemampuan di luar pengetahuan dan prosedur dalam matematika sehingga bisa mengatasi permasalahan matematika yang kompleks. Pengembangan