27 IDENTIFIKASI NICHE MARKETING PRODUK JEROAN SAPI DI INDONESIA NICHE MARKETING IDENTIFICATION FOR BEEF OFFAL PRODUCTS IN INDONESIA Diterima tanggal 15 September 2018 Disetujui tanggal 10 Oktober 2018 Vidyahwati Tenrisanna¹, Aslina Asnawi¹ ¹Jurusan Sosial Ekonomi Peternakan, Universitas Hasanuddin e-mail: vidyawaty@unhas.ac.id ABSTRAK Jeroan sapi secara luas telah dikonsumsi pada berbagai kelompok masyarakat di Indonesia. Berbagai hidangan masakan tradisional menggunakan jeroan sapi sebagai bahan utama seperti coto makassar, sop saudara, rendang, pallubasa, dan soto. Kebutuhan jeroan sapi di Indonesia masih harus dicukupi dengan produk impor dimana produksi dalam negeri belum mencukupi. Selain itu, peningkatan harga daging sapi dari tahun ke tahun menyebabkan konsumen memilih beralih untuk membeli jeroan sapi. Hal ini merupakan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh produsen dan pedagang. Penting untuk melakukan strategi pemasaran yang tepat agar konsumen dapat membeli jeroan sapi dengan kuantitas, kualitas dan atribut yang mereka inginkan. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi niche marketing atau ceruk pasar jeroan sapi di Indonesia dengan melihat strategi yang dapat diterapkan oleh pedagang dalam menjual produk jeroan sapi. Studi literatur khususnya tentang pasokan jeroan sapi, konsumsi dan niche marketing jeroan sapi digunakan dalam studi ini. Studi ini menunjukkan bahwa untuk pemasaran jeroan sapi di Indonesia perlu melihat latar belakang sosial ekonomi konsumen, budaya makanan lokal, dan preferensi konsumen khususnya kualitas, harga dan jenis jeroan sapi yang diinginkan. Kata Kunci: impor, jeroan sapi, niche marketing, produksi dalam negeri ABSTRACT Beef offal is widely consumed in various groups of society in Indonesia. Indonesians have a variety of traditional dishes that use offal as the main ingredient. The demand for beef offal in Indonesia continues to increase while domestic production is not sufficient. This situation is exacerbated by the continued increase in beef prices significantly that make consumers to replace their beef purchases with beef offal. This opportunity should be effectively used by producers and traders to increase their business volume. Thus, it is necessary to apply the good marketing strategies that enable the consumers to purchase beef offal with quantity, quality, and attributes as needed. This paper aimed to identify the niche marketing for beef offal in Indonesia by determining strategies that can be applied by producers and traders in selling beef offal products. In-depth literature study of beef offal supply, consumption and niche marketing of beef offal were applied in this study. This study suggests that marketing of beef offal in Indonesia needs to consider the social economic background of customers, local food culture, and consumer preferences on beef offal in terms of quality, price, and types. Keywords: beef offal, imported, domestic production, niche marketing brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Online Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan