Pengaruh Corporate Governance terhadap Manajemen Laba (study kasus pada Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Danamon, Bank BCA dan Bank Bukopin Tbk) Zaki Arif Maulana, Desfriana Sari STIE "KBP" PADANG takursing307@gmail.com ABSTRACT The purpose of this research is to know the effect of Corporate governance (managerial ownership, institutional ownership, audit quality, independent commissioner) to Earnings Management at PT. BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Danamon, Bank BCA, Bank Bukopin Tbk. The test conducted in this study are assumption test, multiple linear analysis, hypothesis test and coefficient of determination test.Based on partial hypothesis test (t test) managerial ownership, institutional ownership, have positive and significant effect to earnings management. audit quality has a negative and significant effect on earnings management. while independent commissioners have no effect on earnings management. Based on hypothetical test simultaneously (f test) Managerial Ownership, Institutional Ownership, Audit Quality, Independent Commissioner have significant influence to earnings management. Keywords: Corporate governance (managerial ownership, institutional ownership, audit quality, independent commissioner) and Profit Management PENDAHULUAN Tata kelola perusahaan di setiap perusahaan merupakan konsep yang penting dalam peningkatan kinerja di suatu perusahaan dan dilakukan oleh supervisi kinerja perusahaan. Dengan menjamin akuntabilitas manajemen demi kepentingan untuk memegang peraturan yang berdasarkan kerangka peraturan itu sendiri. Tata kelola perusahaan bertujuan untuk mencapai pengelolahan laporan keuangan yang transparan dalam pengelolahan suatu perusahaan. Jika konsep ini berjalan dengan baik dan semestinya akan berdampak pada perekonomian yang terus tumbuh dengan transparan pengelolahan perusahaan terwujud dan dapat menguntungkan semua belah pihak. Ada isu yang beredar tentang tata kelola perusahan (corporate governance). Pada tahun 1998 di indonesia bersamaan krisis yang berkelanjutan. Pada saaat itu perbaikan mengalami kelambanan yang disebabkan oleh kurangnya konsep tata kelola perusahaan yang ada di indonesia. Pemerintah dan investor mulai memperhatikan konsep ini setelah mengetahui konsep tata kelola perusahaan yang lemah. FCGI tahun 2003 atau Forum For Corporate Govermance in Indonesian) mengatakan konsep tata kelola perusahaan akan memberikan perlindungan yang efektif untuk investor maupun kreditor supaya mereka mendapatkan return atas investasi yang dikelola dengan baik. Corporate governance mampu untuk menciptakan lingkunagn yang kondusif guna pertumbuhan efektif dan efisien pada sektor korporat. Konsep ini juga dapat dikatakan sebagai susunan yang berisi aturan tertentu antara hubungan para investor, manajer, kreditor, pemerintah, antar karyawan maupun penganggung jawab di lingkungan internal maupun eksternal.