JURNAL SEHAT MASADA VOLUME XV NOMOR 1 Januari 2021 ISSN : 1979-2344 Jurnal Penelitian Kesehatan STIKes Dharma Husada Bandung 81 PERBANDINGAN HASIL REFRAKSI SUBJEKTIF PADA JARAK 6 METER DAN 4 METER MENGGUNAKAN SLIDE PROJECTOR Anggit Nugroho 1) , Avita Ferens Ferdinandus 2) 1) PMN RS Mata Cicendo Bandung Indonesia 2)Program Studi Diploma Tiga Refraksi Optisi STIKes Dharma Husada 1 raffa.refraksionis@gmail.com f.avita@yahoo.com ABSTRAK Pemeriksaan refraksi didentifikasikan sebagai pengukuran terhadap gangguan refraksi. Pemeriksaan refraksi dibagi menjadi 2 yaitu pemeriksaan refraksi objektif dan subjektif. Pemeriksaan refraksi subjektif merupakan pemeriksaan yang bergantung pada kerjasama pasien dalam menilai perbaikan refraksi selama pemeriksaan. Pemeriksaan refraksi subjektif jarak jauh pada umumnya menggunakan snellen chart dengan jarak 6 meter. Pada kunjungan penulis, ditemukan tempat pemeriksaan yang kurang dari 4 meter menggunakan snellen chart. Sehingga dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk membandingkan hasil refraksi subjektif pada 6 meter dan 4 meter dengan metode yang digunakan adalah cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan antara hasil refraksi subjektif pada jarak 6 meter dan 4 meter sebanyak 97 mata dari 104 mata yang diteliti. Kata Kunci : Pemeriksaan refraksi subjektif, Pemeriksaan refraksi objektif, snellen chart, slide proyector ABSTRACT Refraction examination is identified as a measurement of refractive disorders. Refraction examination is divided into 2, namely objective and subjective refraction examinations. A subjective refraction examination is an examination that depends on the collaboration of the patient in assessing refraction the examination. Long distance subjective refraction checks generally use snellen chart at a distance of 6 meters. On the author's visit, it was found a checkpoint that was less than 4 meters using the snellen chart. Therefore, in this study the author aims to compare the results of subjective refraction at 6 meters and 4 meters with the method used cross sectional. The results showed that there were differences between the results subjective of refraction at a distance of 6 meters and 4 meters by 97 eyes from 104 eyes studied. Keywords: Refraction examination subjective, Refraction examination objective, snellen chart, slide proyector 1. PENDAHULUAN Organ Penglihatan (mata) merupakan salah satu panca indra dengan fungsi melihat dengan tajam apabila pancaran cahaya dari suatu obyek jatuh tepat di titik fokus saraf mata atau yang dikenal dengan retina. Bagian mata yang disebut pupil akan berfungsi sebagai “jendela” mengatur jumlah cahaya yang masuk kedalam mata, yang kemudian akan difokuskan oleh lensa kristalin dan diteruskan ke sentral penglihatan retina. Kelainan refraksi dapat diketahui dengan adanya pemeriksaan refraksi. Pemeriksaan refraksi diidentifikasikan sebagai pengukuran