JTM. Volume 03 Nomor 02 Tahun 2014, 348-354 STUDI KOMPARATIF LAJU KOROSI LOGAM KUNINGAN C3604 (SPUYER KARBURATOR) DI MEDIA PREMIUM DAN PERTAMAX MENGGUNAKAN METODE ASTM D-130 Khoirul Feriansyah S1 Pend Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya Khoirulferiansyah@gmail.com Arya Mahendra Sakti, ST., M.T. Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya aryasakti_2006@yahoo.com Abstrak Logam kuningan banyak dipergunakan untuk pembuatan komponen karburator sepeda motor. Logam kuningan termasuk logam yang bersifat tahan terhadap korosi, akan tetapi masih bisa terserang proses korosi karena sifat logam paduannya. Proses korosi kuningan ini akan berdampak cukup buruk terhadap kinerja karburator sepeda motor, karena material korosi dapat masuk dalam ruang bakar. Untuk mengetahui laju korosi logam kuningan, maka perlu dilakukan pengukuran laju korosi pada sebuah media premium dan pertamax. Alat uji laju korosi yang dapat digunakan untuk media premium dan pertamax adalah cooper strip corrosion yang menggunakan metode ASTM D – 130. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen menggunakan variabel terikat laju korosi dan berat benda kerja, variabel bebas adalah variasi temperatur 40°C, 60°C, 80°C, dan 100°C serta media pengkorosian menggunakan premium dan pertamax. Dari hasil penelitian pengujian laju korosi berdasarkan standar ASTM D-130 diperoleh hasil laju korosi di media pertamax pada suhu tertinggi sebesar 0,0006 gram selama 2 jam pengujian pada suhu 100°C. Sedangkan peningkatan laju korosi yang cukup signifikan terjadi di media premium sebesar 0,0009 gram selama 2 jam pengujian pada suhu 100°C. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa laju korosi di media premium lebih tinggi dibandingkan dengan pertamax. Kata Kunci: laju korosi, ASTM D – 130, copper strip corrosion, kuningan C3604. Abstract Brass metal widely used for the manufacture of motorcycle carburetor components. Metals including brass metal that is resistant to corrosion, but still can be attacked because of the nature of the corrosion process of metal alloys. Brass corrosion process will have an impact on the performance pretty bad motorcycle carburetor, due to corrosion of materials can entrance the combustion chamber. To determine the rate of corrosion of metal brass, it is necessary to measure the corrosion rate at a premium and pertamax media. Corrosion rate test tool that can be used for premium and pertamax media is cooper strip corrosion based on ASTM D-130 standard. The research is experimental research using the dependent variable and severe corrosion rate of the workpiece, the independent variable is the temperature variation of 40°C, 60°C, 80°C, and 100°C and the corroded using premium and pertamax media. By the results of testing the corrosion rate based on the standard ASTM D-130 obtained results of the corrosion rate in pertamax media at the highest temperature of 0.0006 grams for 2 hours of testing at 100°C. While the increase in the rate of significant corrosion occurs at a premium media is 0.0009 grams for 2 hours of testing at 100°C. Based on these results it can be concluded that the corrosion rate in premium media is higher than the pertamax. Keywords: corrosion rate, ASTM D – 130, copper strips corrosion, free cutting brass. PENDAHULUAN Perkembangan teknologi tidak lepas dari peran logam sebagai material yang sering digunakan. Hal ini dikarenakan sifat-sifat yang dimiliki logam sangat berpengaruh untuk mencapai konstruksi yang diharapkan. Akan tetapi logam mempunyai kelemahan yang dapat menurunkan sifat dan daya guna logam. Salah satu hal yang menyebabkan penurunan daya guna logam adalah terjadinya korosi pada logam tersebut. Korosi adalah proses perusakan logam secara kimia maupun elektrokimia akibat bereaksi terhadap lingkungannya. Korosi dapat terjadi dalam medium kering dan juga medium basah. Sebagai contoh korosi yang berlangsung dalam medium kering adalah penyerangan logam besi oleh gas oksigen (O2) atau gas belerang dioksida (SO2). Pada medium basah korosi dapat terjadi secara seragam maupun secara terlokalisasi. Contoh korosi seragam dalam medium basah adalah besi terendam di dalam larutan asam klorida (HCl). Minyak bumi (crude petroleum) umumnya mengandung senyawa sulfur, sebagian senyawa ini akan terbawa sampai ke produk akhir (Gasoline) walaupun dalam pengilangan sudah ada proses pembersihannya. Senyawa brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Jurnal Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya