J-HICS Journal of Health Innovation and Community Service Vol.1 No.1 April 2022, hal. 25-30 https://jurnal.stikesbanyuwangi.ac.id/index.php/JHIC/index ISSN:xxxx-xxxx (Print) xxxx-xxxx (Online) 25 Mewujudkan Reproductive Health Awareness pada Remaja melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi Endah Kusuma Wardani a , Fransisca Retno Asih b a,b STIKes Banyuwangi, Jl. Letkol Istiqlah No. 109, Banyuwangi Email: qsuma89@yahoo.com Article History Article History Received: 08-03-2022 Revised: 23-03-2022 Accepted: 13-04- 2022 Kata kunci: kesehatan reproduksi, remaja, edukasi. Keywords: Reproductive health, adolescence, education Abstrak: Latar Belakang: Masa remaja adalah masa peralihan dari anak menuju dewasa yang merupakan bagian dari proses tumbuh kembang, ditandai dengan adanya perubahan pada fisik, psikologis, dan sosial dengan rentang usia 10-24 tahun dan belum menikah. Sifat khas remaja yang memiliki rasa ingin tahu yang besar, suka akan tantangan seringkali membuat remaja melakukan suatu tindakan tanpa didasari dengan pertimbangan yang matang salah satunya dalam kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan dengan sistem, fungsi, dan proses reproduksi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk dapat membantu remaja dalam mengambil keputusan kapan usia yang tepat baginya untuk menikah dan memiliki anak, serta remaja menjadi sadar/aware terhadap kesehatan reproduksinya. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan edukasi kesehatan reproduksi melalui online di channel youtube GKJW Banyuwangi pada bulan Juni 2021 yang dilanjutkan dengan pengukuran antropometri LiLA, Tinggi Badan, Berat Badan, dan perhitungan IMT. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masih terdapat remaja yang belum mengetahui tentang kesehatan reproduksinya dan saat dilakukan pengukuran antropometri ditemukan masih ada remaja yang LiLA dan IMT-nya tidak ideal. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran remaja dalam pengambilan keputusan dalam memilih bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya. Selain itu diharapkan remaja GKJW Banyuwangi juga mampu membagikan edukasi yang telah didapatkan ini kepada teman sebayanya. Abstract: Background: Adolescence is a period of transition from children to adults which is part of the process of growth and development, marked by changes in physical, psychological, and social with an age range of 10-24 years and not married. The typical nature of teenagers who have great curiosity, likes challenges often makes teenagers take action without being based on careful consideration, one of which is reproductive health. Reproductive health is a state of complete physical, mental and social health, not merely free from disease or disability related to reproductive systems, functions and processes. Objective of this community service is to be able to assist adolescents in making decisions when the right age is for them to marry and have children, and adolescents become aware of their reproductive health. Method used is by providing reproductive health education online on the GKJW Banyuwangi youtube channel in June 2021, followed by anthropometric measurements of LiLA, Height, Weight, and BMI calculations. Results of the activity showed that there were still teenagers who did not know about their reproductive health and when anthropometric measurements were carried out, it was found that there were still teenagers whose LiLA and BMI were not ideal.