222 ISSN: 0215-7950 *Alamat penulis korespondensi: Ef Toding Tondok. Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Jalan Kamper, Kampus IPB Dramaga, Bogor 16680. Tel: (0251) 8629364, Faks: (0251) 8629362. Surel: ettondok@apps.ipb.ac.id Volume 18, Nomor 5, September 2022 Halaman 222–230 DOI: 10.14692/jf.18.5.222–230 Korelasi Keparahan Penyakit Layu Fusarium dengan Kelimpahan Fusarium oxysporum dan Fitonematoda: Studi Kasus Perkebunan Pisang PTPN VIII Parakansalak The Severity of Fusarium Wilt Disease in Correlation to the Abundance of Fusarium oxysporum and Phytonematodes: Case Study at Banana Plantation PTPN VIII Parakansalak Mei Rani Tanjung 1 , Abdul Munif 1 , Yunus Efendi 2 , Ef Toding Tondok 1 * 1 Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680 2 Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta 12110 ABSTRAK Fusarium oxysporum f. sp. cubense ialah patogen tular tanah yang menginfeksi tanaman pisang dan menyebabkan penyakit layu. Beberapa penelitian menyatakan ftonematoda mempunyai peran dalam membantu proses infeksi patogen penyebab layu. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara ftonematoda dan Fusarium oxysporum f. sp. cubense dari tanah dan perakaran pisang yang terserang layu fusarium. Tanah diperoleh dari tanaman pisang yang terinfeksi sesuai skoring keparahan penyakit layu fusarium yang berbeda. Sampel dikompositkan berdasarkan skor yang sama, lalu populasi masing- masing patogen dihitung di laboratorium. Hasil populasi absolut ftonematoda tertinggi ialah sebesar 77 ekor g -1 diperoleh pada tanah dengan skor keparahan penyakit 4; dan terkecil pada skor 2 sebesar 16 ekor g -1 . Pada sampel akar tertinggi pada tanaman skor 0 sebesar 85 ekor g -1 dan terendah pada skor 3 sebesar 33 ekor g -1 . Fitonematoda yang ditemukan ialah Helicotylenchus spp. dan Radopholus spp. Penghitungan Fusarium oxysporum f. sp. cubense dengan metode konvensional menunjukkan kelimpahan Fusarium oxysporum f. sp. cubense paling tinggi pada tanaman skor 1 sebesar 8.1 × 10 3 cfu g -1 tanah dan terendah pada tanaman dengan skor 0 sebesar 1.0 × 10 3 cfu g -1 tanah. Pengaruh Fusarium oxysporum f. sp. cubense terhadap keparahan penyakit layu fusarium menunjukkan hubungan positif sebesar 8.3% dan dapat menyebabkan penyakit layu sebesar 0.6%. Patogen ini dapat menyebabkan layu fusarium pada pisang tanpa bantuan spesies ftonematoda yang ditemukan dalam penelitian ini. Kata kunci: Fusarium oxysporum f.sp. cubense, Helicotylenchus spp., kelimpahan nematoda, Radopholus spp., skor penyakit ABSTRACT Fusarium oxysporum f. sp. cubense is a soil-borne pathogen that infects banana plants and causes wilt. Several studies demonstrated that phytomatodes have a role in helping infection of the pathogens that cause wilt. This study aims to determine the relationship between phytonematodes and Fusarium oxysporum f. sp. cubense from soil and banana roots infected with fusarium wilt. Soil samples was obtained from infected banana plants and collected based on diferent scores of fusarium wilt disease severity. Samples were then composited based on the score, and the abundance of each pathogen is measured following samples extraction in the laboratory. The highest population of phytonematodes was 77 g -1 obtained from soil with a disease severity score of 4; and the lowest was 16 g -1 from samples