Bandung Conference Series: Medical Science https://doi.org/10.29313/bcsms.v3i1.6066 Corresponding Author Email: dicky@unisba.ac.id 351 Hubungan Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup Penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya Daffa Muhammad Desyawalsah * , Dicky Santosa, Susan Fitriyana Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia. * daffamuhammadd11@gmail.com, dicky@unisba.ac.id , susanfitriyananugraha@gmail.com Abstract. Multi Drug Resistant Tuberculosis is a disease that is difficult to treat. MDR TB sufferers often experience a decrease in their quality of life from physiological, psychological and financial aspects. A healthy family is one of the factors that can improve the quality of life of MDR TB sufferers. The purpose of this study was to analyze the relationship between the family APGAR score and the quality of life of MDR TB sufferers at the MDR TB Polyclinic at SMC Hospital, Tasikmalaya Regency. The method used is descriptive analytic with cross sectional approach. Subjects were 79 MDR TB sufferers who were selected through Covenience Sampling. Data collection was taken through primary data using family APGAR questionnaires and SF-36. Data processing uses the person chi-Square test. The results showed that respondents with functional families were 61 people (77.2%), less functional families were 15 people (19.0%), non-functional families were 3 people (3.8%). Meanwhile, 65 people (82.2%) had a good quality of life and 14 (17.7%) had a bad quality of life. The results of this study found no relationship between the Family APGAR Score and the Quality of Life of MDR TB sufferers at the SMC Hospital, Tasikmalaya Regency. Keywords: Family APGAR Score, MDR TB, Quality of Life. Abstrak. Multi Drug Resisten Tuberculosis merupakan salah satu penyakit yang sulit ditangani. Penderita MDR TB sering mengalami penurunan kualitas hidupnya dari aspek fisiologis, psikologis, dan keuangan. Keluarga yang sehat merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas hidup penderita MDR TB. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan Skor APGAR keluarga dengan kualitas hidup penderita MDR TB di Poli MDR TB RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Subjek adalah penderita MDR TB yang berjumlah 79 orang yang dipilih melalui Covenience Sampling. Pengambilan data diambil melalui data primer dengan menggunakan kuisioner APGAR keluarga dan SF-36. Pengolahan data menggunakan uji person chi- Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden dengan keluarga fungsional 61 0rang (77,2%), keluarga kurang fungsional 15 orang (19,0%), keluarga tidak fungsional 3 orang (3,8%). Sedangkan untuk responden yang memiliki kualitas hidup baik 65 orang (82,2%) dan kualitas hidup buruk 14 (17,7%). Hasil dari penelitian ini tidak terdapat hubungan antara Skor APGAR Keluarga dengan Kualitas Hidup penderita MDR TB di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. Kata Kunci: Kualitas Hidup, MDR TB, Skor APGAR Keluarga.