Jurnal zootek (“zootek journal”) Vol 34 No 2: 114 – 123 (Juli 2014) ISSN 0852-2626 114 PENGARUH LAMA FERMENTASI DAUN PISANG DALAM RANSUM TERHADAP EFISIENSI PENGGUNAAN PAKAN AYAM BROILER Hengkie Liwe, B. Bagau dan M. R. Imbar Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado, 95115 ABSTRAK Suatu penelitian telah dirancang untuk melihat sejauh mana pengaruh lama fermentasi daun pisang dalam ransum terhadap efisiensi penggunaan pakan ayam broiler. Ternak yang digunakan dalam penelitian adalah 60 ekor ayam broiler galur hubbard yang berumur 3 minggu. Ransum percobaan disusun sebagai berikut : R 0 = Ransum dengan daun pisang tanpa fermentasi; R 1 = Ransum dengan daun pisang 5 hari fermentasi; R 2 = Ransum dengan daun pisang 10 hari fermentasi; R 3 = Ransum dengan Daun Pisang 15 hari fermentasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Analisis yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana satu perlakuan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya adalah dengan uji BNT. Parameter yang diukur adalah konsumsi ransum, pertambahan berat badan, dan efisiensi penggunaan ransum. Hasil analisis keragamaan menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah konsumsi langsung pertambahan berat badan dan efisiensi penggunaan ransum. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diperbaikinya nilai nutrisi daun pisang maka penggunaan daun pisang terfermentasi selama 10 hari dalam ransum memberikan pengaruh yang baik terhadap efisiensi penggunaan pakan ayam broiler. Kata kunci : Daun Pisang, Fermentasi dan Ayam Broiler ABSTRACT FERMENTATION PERIOD EFFECT OF BANANA LEAF IN RATION ON BROILER FEED EFFICIENCY. This study was done to evaluate the fermentation period effect of banana leaf in ration on broiler feed efficiency. Animals used in this study were sixty broilers (Hubbard strain) at the age of three week old. Research was conducted using completely randomized design involving four treatments with five replications in each treatment. Treatments used were as follows: Ration containing banana leaf without fermentation (R0), Ration containing banana leaf fermented at