TEKNOLOGI Vol.4 Nomor 2 Oktober 2021 p-ISSN : 2620 - 5726 e-ISSN : 2685-7456 144 RANCANGAN IMPLEMENTASI TPM PADA MESIN MED UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DI PLTU BANTEN 3 LONTAR OMU M. Rohimin 1) , Tedi Dahniar 2) , Agus Nurrokhman 3) Program Studi Teknik Industri, Universitas Pamulang, Indonesia 1) rohim.imin1@gmail.com 2) dosen00924@unpam.ac.id 3) dosen02221@unpam.ac.id ABSTRAK PLTU Banten 3 Lontar adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang berbahan bakar Utama Batubara, didalam pengoperasian PLTU ada beberapa kendala untuk penyuplaian MED yang tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektivitas mesin dan peralatan yang diakibatkan oleh six big losses. Total Productive Maintenance (TPM) adalah suatu prinsip manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi perusahaan dengan menggunakan mesin secara efektif. Kesimpulan yang dapat diambil pada mesin turning star sb-16 bahwa nilai OEE untuk periode April sampai November berkisar antara 62.89% Sd 72.44%. Kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan mesin MED tergolong rendah karena Mesin MED dalam pencapaian efektivitas penggunaan mesin belum cukup karena mesin dibawah kondisi yang ideal 85% untuk mencapai yang ideal diperlukan tindakan perbaikan. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab yang terjadi dalam efisiensinya mesin Multy Effect Desalination dikarenakan mengalami kerusakan, hal ini yang menimbulkan mesin Multy Effect Desalination tidak beroperasi secara maksimal dan berhenti beroperasi. Dengan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) memperlihatkan nilai OEE dari 71%. Kata Kunci: TPM, OEE, Fishbone, Improvement Design, 5W1H, Quality Rate, Performance Rate. ABSTRACT PLTU Banten 3 Lontar is a Steam Power Plant that uses Main Coal. In the operation of the PLTU there are several obstacles to MED supply which cannot be separated from problems related to the effectiveness of machines and equipment caused by six big losses. Total Productive Maintenance (TPM) is a management principle to increase the productivity and efficiency of a company's production by using machines effectively. The conclusion that can be drawn on the sb-16 turning star machine is that the OEE value for the April to November period ranges from 62.89% to 72.44%. 85% ideal to achieve the ideal requires corrective action. As for the results of the study, it shows that the causes that occur in the Multy Effect Desalination machine are due to damage, this is what causes the Multy Effect Desalination machine not to operate optimally and stop operating. with the Overall Equipment Effectiveness (OOE) method, the OEE value of 71%. Keywords: TPM, OEE, Fishbone, Improvement Design, 5W1H, Quality Rate, Performance Rate I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam menghadapi dunia bisnis operasi dan pemeliharaan dimasa depan yang penuh persaingan dan mengingat bahwa unit yang dioperasikan oleh UJP Lontar harus dioperasikan dan dipelihara secara efisien dan handal maka hal ini dapat dicapai dengan Pemeliharaan atau perawatan (maintenance)