Copyright © 2022, DIDAKTIKOS, e-ISSN 2621-2110 | 27
Volume 5, No 1, Juni 2022 (27-38)
ISSN: 2621-6220
DOI: https://doi.org/10.32490/didaktik.v5i1.7 https://journal.stipakdh.ac.id/index.php/didaktikos
Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Kristiani melalui
Pengembangan Self-control
Korina Sanosa
1
, Wahju Astarjo Rini
2
, Yonatan Alex Arifianto
3
1,2
Sekolah Tinggi Teologi Ekumene, Jakarta
3
Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala, Salatiga
Correspondence: fhebecoriana96@sttekumene.ac.id
Abstract: Self-control is the ability of the body and mind to do what it is supposed to do. Self-
control makes us think about what will happen if we make a dangerous choice. Self-control keeps
us out of trouble and helps us act appropriately. Self-control has a role in showing how we value
ourselves. Self-control is an important aspect in the actualization of our thoughts, feelings, and
behavior in dealing with every situation. Someone who can control himself from negative things
will certainly get a positive assessment from other people (social environment), and vice versa,
which also plays a role in achieving personal goals. Self-control is believed to help a person in
achieving one's life goals. This study aims to determine the development of self-control through the
4P character development program (fathering, coaching, training, and mentoring) to improve the
quality of education. Educational services are measured by the quality of education provided in
schools. Character education aims to shape students' minds and attitudes, which is managed by
instilling 4P programs (Fathering, Coaching, Training, and Mentoring) so that students can
control themselves. This research method is carried out using a quantitative approach. This
research was conducted using a descriptive quantitative approach. Descriptive research seeks to
describe and interpret objects as they are without intending to draw conclusions that apply to the
public. This research begins by collecting observational and field research literature, analyzing
data, and making research reports. The results of the study found that the 4P character-building
program (Fathering, Coaching, Training, and Mentoring) through self-control can impact the
quality of education.
Keywords: 4P development; character; coaching; fathering; mentoring; self-control; training
Abstrak: Self-control atau kontrol diri adalah kemampuan tubuh dan pikiran untuk melakukan apa
yang semestinya dilakukan. Kontrol diri membuat kita memikirkan apa yang akan terjadi jika kita
mengambil pilihan yang berbahaya. Kontrol diri menjauhkan kita dari persoalan dan membantu
kita bertindak tepat. Self-control memiliki peran dalam menunjukkan siapa diri kita nilai diri. Self-
control menjadi aspek yang penting dalam aktualisasi pola pikir, rasa dan perilaku kita dalam
menghadapi setiap situasi. Seseorang yang dapat mengendalikan diri dari hal-hal yang negatif
tentunya akan memperoleh penilaian yang positif dari orang lain (lingkungan sosial), begitu pula
sebaliknya, juga berperan dalam pencapaian tujuan pribadi. Pengendalian diri dipercaya dapat
membantu seseorang dalam mencapai tujuan hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengembangan self-control melalui program pembinaan karakter 4P (pembapaan, pem-
binaan, pelatihan, dan pendamping) upaya meningkatkan mutu pendidikan. Layanan pendidikan
diukur melalui kualitas pendidikan yang diselenggarakan di sekolah. Tujuan pendidikan karakter
untuk membentuk mental dan sikap peserta didik yang dikelola dengan menanamkan program-
program 4P (Pembapaan, Pembinaan, Pelatihan, dan Pendampingan) agar peserta didik dapat
mengendalikan diri. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian deskrip-
tif merupakan metode penelitian yang berusaha menggambarkan dan menginterpretasikan objek
sesuai dengan apa adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.
Penelitian ini diawali dengan mengumpulkan literatur yang terkait dengan penelitian observasi,