148 - Jurnal Akademik Pendidikan Matematika, Volume 5, Nomor 2, November 2019 - Raden Hery Setiawan, Arsyid Saleh, Sardin Copyright © 2019, Jurnal Akademik Pendidikan Matematika Print ISSN: 2442-9864, Online ISSN: 2686-3766 JURNAL AKADEMIK PENDIDIKAN MATEMATIKA https://www.ejournal.lppmunidayan.ac.id /index.php/matematika Print ISSN : 2442-9864 Online ISSN : 2686-3766 Kata kunci: guided inquiry, contekstual teaching and learning, prestasi belajar, berpikir kritis, dan curiousity Keywords: guided inquiry, contextual teaching and learning, learning achievement, critical thinking and curiosity Nomor Tlp. Penulis: 082193584965 PENERBIT Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Jalan Dayanu Ikhsanuddin No. 124, Kode Pos 93721 Baubau, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Email: pendidikanmatematika@unidayan.ac.id Perbandingan Keefektifan Pembelajaran Guide Inquiry dan Contekstual Teaching and Learning (CTL) ditinjau dari Prestasi Belajar Persamaan Diferensial, Berpikir Kreatif, dan Rasa Ingin Tahu (Curiosity) Mahasiswa Raden Hery Setiawan 1 , Arsyid Saleh 2 , Sardin 3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Jalan Dayanu Ikhsanuddin No. 124 Baubau, Sulawesi Tenggara 93721, Indonesia e-mail: 1 radenherisetiawan@unidayan.ac.id, 2 arsyidsaleh@unidayan.ac.id, 3 sardin@unidayan.ac.id ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran Guide Inquiry dan contekstual teaching and learning (ctl) efektif ditinjau dari prestasi belajar persamaan diferensial, berpikir kreatif, dan rasa ingin tahu (curiosity) mahasiswa pendidikan matematika. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Adapun desain yang digunakan adalah pretest-posttest nonequivalent comparison-group design. Lokasi penelitian di program studi pendidikan matematika FKIP, Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau selama 1 tahun di Tahun akademik 2018/2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan matematika yang memprogram mata kuliah persamaan diferensial yang terdiri dari 2 kelas. Sampel dalam penelian ini adalah seluruh populasi. Dari 2 kelas yang tersedia dipilih secara acak kelas yang menggunakan model pelmbelajaran, terpilih kelas A sebanyak 32 orang menggunakan model Guided Inquiry dan kelas B 31 orang yang menggunakan model pembelajaran Contektual Teaching and learning. Dari kedua kelas tersebut diberi instrumen pretest dan posttest. Untuk menguji keefektifan pembelajaran digunakan uji one sample t-test; untuk menguji perbedaan keefektifan menggunakan uji MANOVA (multivariate tests); dan untuk mengetahui pembelajaran mana yang lebih efektif menggunakan uji independent sample t-test. Berdasarkan hasil uji independent sample t-test nilai signifikan Prestasi belajar 0,033 < 0,05, Kemampuan berpikir kritis 0,000 < 0,05, dan Curiousity 0,133 < 0,05. Berdasakan data-data tersebut H0 ditolak atau dengan kata lain pembelajaran guided inquiry lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran Contekstual Teaching and Learning (CTL) ditinjau dari aspek Prestasi Belajar Persamaan Diferensial, Berpikir Kreatif, dan Rasa Ingin Tahu Mahasiswa Tahun Akademik 2018/2019. ABSTRACT The objective of this research was to find out the effectiveness of Guided Inquiry and Contextual Teaching and Learning (CTL) viewed from the learning achievement of differential equation, creative thinking, and curiosity on Mathematics Education students. Type of this research was quasi experimental. The design used was pretest- posttest nonequivalent comparison-group design. The research location was in Mathematics Education Study Program FKIP, Dayanu Ikhsanuddin University Baubau for a year in the academic year of 2018/2019. The population was all students of Mathematics Education which registered to differential equation which consisted of two classes. The sample was the whole population. Of two classes provided, it was randomly selected which using the learning model and selected class A which had 32 students using Guided Inquiry model and class B which had 31 students which was using the learning model of CTL. Both classes were given the instruments of pretest and posttest. To test the learning effectiveness, it was used one sample t-test, to test the difference of effectiveness, it was used MANOVA test (multivariate test), and to find out which learning was effective it was used independent sample t-test. Based on the result of independent sample t-test, the significance value of learning achievement was 0.033 < 0.05, of critical thinking ability was 0.000 < 0.05, and of curiosity was 0.133 < 0.05. Based on those data, H0 was rejected or in other words the Guided Inquiry learning was more effective than CTL learning viewed from learning achievement aspect of differential equation, creative thinking and students’ curiosity in the academic year of 2018/2019. Cara mengutip: Setiawan, R.H., Saleh, A., & Sardin. 2019. Perbandingan Keefektifan Pembelajaran Guide Inquiry dan Contekstual Teaching and Learning (CTL) ditinjau dari Prestasi Belajar Persamaan Diferensial, Berpikir Kreatif, dan Rasa Ingin Tahu (Curiosity) Mahasiswa. Jurnal Akademik Pendidikan Matematika, volume 5, nomor 2, hal. 148-155.