681 Bahan Ajar Menyimak untuk Pelajar BIPA Tingkat Pemula Tinggi Yeni Dwi Rahayu Ningtyas 1 , Kusubakti Andajani 1 , Gatut Susanto 1 1 Pendidikan Bahasa Indonesia-Universitas Negeri Malang INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 30-11-2020 Disetujui: 10-05-2021 Abstract: The aim of the development of the teaching material is to produce a prototype of teaching material that focuses on improving the listening skill in learning Indonesian for Foreigners (BIPA). The teaching material developed using American Council on the Teaching of Foreign Language (ACTFL) as the reference of material development based on the level of language skill of the students. The listening teaching material obtained a score of 60% on the aspect of the content of teaching material, 58% on the aspect of the systematic of teaching material, 62% on the aspect of the language uses of teaching material, and 60, 41% on the aspect of the layout of teaching material. Based on the score obtained, the teaching material developed is in the category of “feasible enough to be implemented” and need to revise based on the criticisms, suggestions, and comments from the learning experts and practitioners of BIPA. Abstrak: Pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk menghasilkan prototype bahan ajar yang berfokus pada peningkatan kemampuan menyimak pada pembelajaran bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Bahan ajar ini dikembangkan menggunakan American Council on the Teaching of Foreign Language (ACTFL) sebagai acuan pengembangan materi berdasarkan tingkat kemampuan berbahasa pelajar. Bahan ajar menyimak ini memperoleh skor 60% pada aspek isi bahan ajar, 58% pada aspek sistematika bahan ajar, 62% pada aspek penggunaan bahasa bahan ajar, dan 60,41% pada aspek tampilan bahan ajar. Berdasarkan pemerolehan skor tersebut, bahan ajar yang dikembangkan ini masuk dalam kategori “cukup layak diimplementasikan” dan diperlukan revisi-revisi berdasarkan kritik, saran, dan komentar dari ahli pembelajaran BIPA dan praktisi-praktisi BIPA. Kata kunci: BIPA students; listening teaching materials; pelajar BIPA; bahan ajar menyimak Alamat Korespondensi: Yeni Dwi Rahayu Ningtyas Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang Jalan Semarang 5 Malang E-mail: yenideeningtyas@gmail.com Bahan ajar merupakan instrumen penting pada proses belajar mengajar. Bahan ajar berperan untuk memberikan gambaran materi yang akan dipelajari oleh pelajar dan materi yang akan diajarkan oleh pengajar (Ramadhani, dkk., 2016). Pada pembelajaran bahasa asing, khususnya pembelajaran BIPA, bahan ajar memegang peran untuk memberikan informasi mengenai bahasa target, media mempraktikkan kemampuan berbahasa, menyediakan pengalaman berbahasa, menstimulasi pelajar untuk menggunakan bahasa yang dipelajari, dan membantu pelajar untuk mengeksplorasi penemuan baru dalam mempelajari bahasa target (Tomlinson, 2012). Menyimak merupakan salah satu keterampilan yang dipelajari dalam pembelajaran bahasa. Menyimak memegang kunci keberhasilan pada pemahaman oral bahasa asing (Chow, dkk., 2018). Hal ini disebabkan menyimak merupakan keterampilan yang menyerap informasi yang sedang dituturkan pada saat proses komunikasi (Harmer, 2001). Pada konteks pembelajaran, peningkatan kemampuan menyimak ditujukan untuk membantu pelajar dalam memahami informasi dalam proses komunikasi, sehingga pelajar akan terampil dalam berinteraksi pada kehidupan sosial masyarakat (Derviş, 2013). Oleh sebab itu, para peneliti dan guru tertarik untuk mengembangkan pembelajaran dengan keterampilan menyimak (Kim, 2015). Bahan ajar BIPA merupakan issue penting yang dibahas sejak Konferensi Internasional Pengajaran BIPA I (KIPBIPA) tahun 1993 sampai KIPBIPA VI tahun 2006 (Suprihatin, 2015). Tingginya permintaan bahan ajar BIPA yang variatif diakibatkan oleh semakin berkembangnya lembaga-lembaga yang menyelenggarakan program BIPA. Setidaknya terdapat 45 negara yang telah mengajarkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua atau bahasa ketiga bagi warganya (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015). Tujuan dari pengembagan bahan ajar ini adalah meningkatkan kemampuan menyimak dalam penyerapan pemahaman pelajar terhadap informasi pada proses interaksi di dalam kelas atau masyarakat. Berdasarkan tujuan pembelajaran menyimak tersebut, materi otentik merupakan materi yang sesuai untuk digunakan sebagai stimulus interaksi komunikasi secara nyata. Materi otentik dibuat oleh penutur asli (native speaker) yang dapat digunakan pada proses pembelajaran namun tidak dirancang secara khusus untuk dijadikan bahan ajar. Selain itu, materi otentik merupakan materi yang sesuai digunakan untuk Tersedia secara online http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/ EISSN: 2502-471X DOAJ-SHERPA/RoMEO-Google Scholar-IPI Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Volume: 6 Nomor: 5 Bulan Mei Tahun 2021 Halaman: 681686