Jurnal Ners Indonesia, Vol.7 No.2, Maret 2017 SUPPORT SYSTEM SUAMI TERHADAP ISTRI DALAM DETEKSI KANKER PAYUDARA DI KECAMATAN SIMPANG KANAN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Yulia Irvani Dewi1, Misrawati2, Ganis Indriati3 1,2,3 Maternity and Pediatric Nursing Department School of Nursing University of Riau Indonesia Email: jede_yidrs@yahoo.co.id Abstrak Kanker payudara merupakan masalah kesehatan yang paling sering ditemukan pada wanita di Negara maju maupun negara berkembang. Di Indonesia kanker payudara merupakan kanker dengan insiden tertinggi nomor dua. Kebanyakan penderita terlambat melakukan skrining. Pada kegiatan deteksi dini dibutuhkan support sistem dari keluarga, dimana keluarga atau suami merupakan orang terdekat dengan istri, perlakuan suami akan mempengaruhi perilaku istri. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi pengetahuan dan bentuk dukungan suami terhadap istri dalam deteksi dini kanker payudara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif survey pada 45 orang suami dan kualitatif dengan 7 orang kelompok diskusi terarah (FGD) di Kecamatan Simpang Kanan Rokan Hilir dari bulan Juli sampai Oktober 2016. Intrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan panduan wawancara yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif menggunakan distribusi frekuensi dan analisis tematik untuk studi kualitatif. Hasil penelitian mayoritas suami memiliki pengetahuan yang rendah tentang kanker payudara dan pencegahannya. Hasil analisis tematik menemukan 3 tema yaitu ketidakfahaman suami sebagai pemberi dukungan, bentuk dukungan yang akan diberikan serta harapan sebagai pemberi dukungan. Hasil penelitian menggambarkan ketidakfahaman suami tentang kanker payudara dan pencegahannya. Disarankan memberikan pendidikan kesehatan dan sosialisasi tentang skrining kanker payudara sebagai salah satu program mengurangi kejadian kanker payudara. Kata Kunci : Deteksi dini, dukungan, kanker payudara, skrming, suami. Abstract Introduction: Breast cancer is one of the most popularcases in women in develop and developing countries. Breast cancer is the second highest incidence in Indonesia. The majority of breast cancer patients in Indonesia have delayed in breast cancer screening. Eventhough this screening should get support from husband. Objectives: this study aimed to identify husband’s knowledge and supporting to women in breast cancer early detection. Method: desciptive survey and qualitative were conducted amongst 45 husband and 7 for focus group discussion in Simpang Kanan Rokan Hilir, Riau Province from July to October 2016.The instruments used were a questionnare and interview guidance which are developed by researcher. Descriptive statistics was used to analyse data to identify husband’s knowledge about breast cancer prevention, and thematics analysis for qualitative study. Results: the breast cancer knowledge and prevention score, most of the respondents qualifield as having insuffient knowledge. The results found 3 themes: low knowledge level, the support will pr ovide, and husband’s hoping. Conclusions and Recommendation: Insufficient breast cancer knowledge among husband contribute to low uptake of breast cancer screening. The findings suggest that health education and sosialization on breast cancer screening are needed and recomended as one of programmes to reduce breast cancer prevalence. Keywords: Breast Cancer, Screening, Early Detection, Husband, Support 1