ISSN: 2354-8363 Bioeducation Journal Vol.I No.1 2017 Rahmi & Alberida 22 Peningkatan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa Melalui Penerapan Asesmen Portofolio Pada Mata Kuliah Telaah Kurikulum Dan Buku Ajar Biologi Improving Students’ Higher Order Thinking Skills through Portfolio Assessment on Biology Curriculum and Textbook Analysis Course Yosi Laila Rahmi 1) , Heffi Alberida 2) Prodi Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat Kota Padang E-mail: yosibio@fmipa.unp.ac.id 1) , alberidamatua@gmail.com 2) ABSTRACT Curriculum occupies a central position in education. Curriculum changes guided by the times and technology. The main problems of implementation of curriculum change is to change the mindset of teachers. Prospective teachers should have high order thinking skills to face the times and technology. One of efforts could be made a lecturer for conditioning of learning to be able to develop higher order thinking skills of students by using the right assessment. One assessment that play a role in increasing the skills of thinking is portfolio assessment. This study aims to describe the increase in high order thinking skills of students applying portfolio assessment. This research is a classroom action research conducted on students who take courses in curriculum and biology textbook in biology Faculty UNP in the July to December semester of 2017. The results showed an increase in high order thinking skills of students using portfolio assessment. Keywords: HOTS, Portfolio Assessment, Curriculum development. PENDAHULUAN Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan kurikulum. Ada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 2013. Kurikulum menempati posisi sentral dalam proses pendidikan. Perubahan yang terjadi pada kurikulum akan mempengaruhi proses pembelajaran di sekolah. Guru sebagai ujung tombak pelaksana kurikulum hendaknya memiliki kompetensi untuk mengimplementasikan kurikulum dalam proses pembelajaran agar tercapainya tujuan pendidikan. Namun kenyataannya, hasil di lapangan menunjukkan terdapat berbagai kendala dalam proses implementasi Kurikulum 2013. Hasil temuan Alawiyah (2013) menyatakan persoalan utama dalam implementasi kurikulum adalah faktor guru yaitu sulitnya merubah pola pikir guru.