62 ARTIKEL PENELITIAN Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains (JIKS) Online submission: http://ejournal.unisba.ac.id/index.php/jiks EISSN: 2656-8438 Scoping Review: Transmisi Vertikal SARS-CoV-2 pada Wanita Hamil Terkonfirmasi COVID-19 di Asia Vira Annisa Fitriyani, 1 Djonny Djuarsa, 2 Titik Respati 3 1 Program Pendidikan Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung, 2 Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung, 3 Bagian Kesehatan Mata, Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. M. Salamun Abstrak COVID-19 merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terjadi di seluruh dunia. Namun demikian, pengetahuan mengenai transmisi vertikal COVID-19 belum terlalu banyak. Beberapa penelitian mengenai transmisi vertikal menghasilkan outcome yang berbeda-beda. Pemahaman mengenai transmisi vertikal sangat dibutuhkan agar peneliti dan tenaga kesehatan dapat segera menangani apabila terjadi tingkat penyakit yang lebih parah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan terjadi transmisi vertikal dan mekanismenya. Penelitian ini merupakan scoping review dengan menggunakan enam database, yaitu Springer Link, Jama, Ovid, Proquest, Pubmed, dan Sciencedirect. Terdapat 879 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan 708 artikel yang termasuk ke dalam kriteria eksklusi. Terdapat 17 artikel dari hasil penyaringan berdasar atas PICOS. Jumlah artikel yang memenuhi kriteria kelayakan adalah tujuh artikel. Pada penelitian dengan populasi di Asia ini, transmisi vertikal dibuktikan dengan uji RT-PCR SARS-CoV-2 dari sampel neonatal, seperti cairan amnion, swab nasofaring, faring, orofaring, nasal, dan tenggorokan, serta uji serologi IgM anti SARS-CoV-2 dari darah. Simpulan penelitian ini adalah transmisi vertikal SARS-CoV-2 dapat terjadi pada wanita hamil yang terkonfirmasi COVID-19. Kata kunci: COVID-19, kehamilan, neonatal, transmisi vertikal Scoping Review: Vertical Transmission of SARS-CoV-2 in Pregnant Women with Confirmed COVID-19 in Asia Abstract COVID-19 is a public health problem that occurs worldwide. However, very little is known regarding COVID-19's vertical transmission. The results of research on this matter have different outcomes. Researchers and health workers need to understand vertical transmission to respond quickly if more severe levels of disease appear. The purpose of this study was to determine the possibility of vertical transmission and its mechanism. This research is a scoping review using six databases: Springer Link, Jama, Ovid, Proquest, Pubmed, and Sciencedirect. Eight hundred seventy-nine articles meet the inclusion criteria, and 708 articles meet the exclusion criteria. The results of the screening based on PICOS were 17 articles. However, seven articles match the eligibility criteria. In this study, the vertical transmission showed by SARS-CoV-2 RT-PCR testing of neonatal samples, such as amniotic fluid, swabs from nasopharynx, pharynx, oropharynx, nasal and throat, as well as anti-SARS-CoV-2 IgM serological test from blood. This study concludes that vertical transmission of SARS-CoV-2 can occur in pregnant women with confirmed COVID-19. Keywords: COVID-19, neonatal, pregnancy, vertical transmission Koresponden: Intan Purnamasari Munajat. Program Studi Pedndidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Jl. Tamansari n0.22 40116, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, munajatintan@gmail.com JIKS. 2022;4(1):62–69 Korespondensi: Vira Annisa Fitriyani, Program Pendidikan Sarjana Kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 22, Kota Bandung 40116, Provinsi Jawa Barat. E-mail: viraanf@gmail.com DOI: https://doi.org/10.29313/jiks.v4i1.9424 Received: 28 Januari 2022; Revised: 29 Jan 2022; Accepted: 29 Jan 2022; Published: 31 Jan 2022