AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika ISSN 2089-8703 (Print) Volume 10, No. 4, 2021, 2636-2645 ISSN 2442-5419 (Online) DOI: https://doi.org/10.24127/ajpm.v10i4.4416 2636| KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MENGGUNAKAN PENDEKATAN STEM BERBASIS LESSON STUDY FOR LEARNING COMMUNITY Andini Dwi Rachamawati 1* , Yaya S. Kusumah 2 , Dadang Juandi 3 1*,2,3 Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia *Corresponding author. E-mail: andinidwirachmawati@upi.edu 1*) yayaskusumah@upi.edu 2) dadangjuandi@upi.edu 3) Received 10 November 2021; Received in revised form 16 November 2021; Accepted 23 December 2021 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah dan kemandriain belajar dengan pendekatan STEM berbasis LSLC (Lesson Study for Learning Community). Subjek penelitian adalah enam peserta didik kelas VII SMPN 1 Ngunut. Pemilihan subjek peserta didik berdasarkan angket kemandirain belajar. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif . Teknik pengumpulan data pada penelitian terdiri dari beberapa tahapan yaitu lembar observasi, angket kemandirian belajar, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Analisis data yang diigunakan pada penelitian ini yaitu dengan pengumpulan data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas belajar peserta didik mengalami peningkatan. setiap pertemuan. Perkembangan tersebut dapat ditunjukkan dengan kemampuan pemecahan masalah dengan kemandirian belajar tinggi, mampu menyelesaikan masalah menggunakan empat tahap. Hanya tiga indikator yang dapat dicapai oleh peserta didik yang memiliki kemapuan pemecahan masalah matematika dengan kemandirian belajar sedang Sedangkan peserta didik dengan kemampuan pemecahan masalah matematika dengan kemandirian belajar rendah hanya memenuhi satu indikator saja. Kata kunci: Kemampuan pemecahan masalah; kemandiran belajaran; LSLC pendekatan STEM. Abstract This study aims to describe problem solving skills and independent learning with a STEM approach based on LSLC (Lesson Study for Learning Community). The research subjects were six seventh grade students of SMPN 1 Ngunut. The selection of students' subjects was based on a self-learning questionnaire. This research is classified as qualitative research . The data collection technique in the study consisted of several stages, namely observation sheets, learning independence questionnaires, and mathematical problem solving ability tests. Data analysis used in this study is data collection, data presentation, and data verification. The results of this study indicate that the learning activities of students have increased. every meeting. This development can be shown by problem solving skills with high learning independence, able to solve problems using four stages. Only three indicators can be achieved by students who have mathematical problem solving abilities with moderate learning independence. Meanwhile, students with mathematical problem solving abilities with low learning independence only meet one indicator. Keywords: Problem solving ability; LSLC; learning independence; STEM approach. This is an open access article under the Creative Commons Attribution 4.0 International License PENDAHULUAN NCTM (2000) menekakan bahwa ada kemampuan yang dimiliki peserta didik yaitu pemecahan masalah (problem solving), penalaran dan bukti (reason and proof), komunikasi (communication), dan representasi (representation). Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang mengarahkan