Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Vol. 2, No. 2, Desember 2022 E-ISSN: 2798-4001 DOI : 10.35746/bakwan.v2i2 Hal 86 http://sekawan-org.id | Sekawan Institut | https://journal.sekawan-org.id Tri Yuli Ardiyansah 1* , Prativi Khilyatul Auliya 2 , Riska Widiyanita Batubara 3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Gresik 1 ardi13@umg.ac.id, 2 prativi.auliya@umg.ac.id, 3 riskabatubara@umg.ac.id Abstract In this modern era, teachers are required to be able to master various things to support the teaching-learning process, one of which is the ability to use foreign languages such as English. However, not all teachers are trained in using English during the teaching-learning process. This phenomenon happened at the SMP Islam Manbaul Ulum, Gresik, where there were many teachers who had not mastered the use of English in classroom activities. Therefore, it was necessary to have training to improve English skills for teachers in the classroom contextually. This training was intended so that teachers are familiar and trained in integrating English in the teaching process. This training consisted of 4 stages, namely 1) understanding the material, 2) practice and training, 3) implementation, and 4) evaluation. In stage 1, the teachers received an explanation of the expressions that are commonly used during the teaching process in the classroom. At stage 2, the teachers had the opportunity to practice and practice directly. In stage 3, the teachers implemented to the students what they have learned before. Finally, the evaluation was carried out jointly between the teachers, the principal and the service team. From the results of the evaluation, it was concluded that the teacher found it helpful in using English in a contextual manner. Keywords : english, junior high school, teacher training Abstrak Di era modern ini, guru dituntut untuk bisa menguasai berbagai hal demi menunjang proses belajar mengajar, salah satunya yakni kemampuan menggunakan bahasa asing seperti Bahasa Inggris di dalam konteks pembelajaran. Akan tetapi, tidak semua guru terlatih dalam menggunakan Bahasa Inggris saat proses belajar mengajar. Hal ini terjadi di SMP Islam Manbaul Ulum, Gresik, dimana masih banyak guru yang belum menguasai penggunaan Bahasa Inggris dalam kegiatan di kelas. Oleh sebab itu diperlukan pelatihan peningkatan keahlian Bahasa Inggris untuk guru di kelas secara kontekstual. Pelatihan ini ditujukan agar para guru terbiasa dan terlatih dalam mengintegrasikan Bahasa Inggris dalam proses mengajar. Pelatihan ini terdiri dari 4 tahap, yakni 1) pemahaman materi, 2) praktik dan latihan, 3) implementasi, dan 4) evaluasi. Pada tahap 1, para guru mendapat pemaparan mengenai ungkapan atau expression yang biasa digunakan saat proses mengajar di kelas. Kemudian, pada tahap 2, para guru berkesempatan melakukan praktik dan latihan secara langsung. Di tahap 3, para guru mengimplementasikan pada siswa tentang apa yang telah dipelajari sebelumnya. Terakhir, evaluasi dilakukan bersama-sama antara guru, kepala sekolah dan tim pengabdi. Dari hasil evaluasi didapati bahwa guru merasa terbantu dalam menggunakan Bahasa Inggris di kelas secaara kontekstual. Kata Kunci: bahasa inggris, sekolah menengah pertama, pelatihan guru *Tri Yuli Ardiyansah I. PENDAHULUAN Kabupaten Gresik merupakan kabupaten yang memiliki banyak sektor industri lokal dan internasional dimana hal tersebut memberikan efek yang sangat luas terutama dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, kualitas peserta didik di kabupaten Gresik diharapkan dapat bersaing di skala internasional. Di kecamatan Kebomas terdapat Sekolah Peningkatan Keahlian Bahasa Inggris Guru di Kelas secara Kontekstual di SMP Islam Manbaul Ulum, Gresik