Journal of Marine and Aquatic Sciences 8(2), 202-209 (2022) doi: https://doi.org/10.24843/jmas.2022.v08.i02.p05 J. Mar. Aquat. Sci. 8: 202-209 (2022) Aplikasi Teknologi Drone Sebagai Pelengkap Data Survei Lapang Untuk Pemetaan Ekosistem Terumbu Karang Menggunakan Citra Worldview-2 Ayub Sugara a *, Amelia Suryanita a , Alfiqi Maulana a , Ari Anggoro a , Vincentius P. Siregar b a Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, Bengkulu, 38371, Indonesia b Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University, Bogor, 16680, Indonesia * Penulis koresponden. Tel.: +62-813-8620-2028 Alamat e-mail: ayubsugara@unib.ac.id Diterima (received) 9 Juni 2022; disetujui (accepted) 15 Juli 2022; tersedia secara online (available online) 1 Desember 2022 Abstract Coral reefs are one of the important ecosystems that need data inventory in order to manage marine resources both spatially and temporally. Remote sensing with drone technology is one of the vehicles for collecting data related to coral reef ecosystems in real time. Along with the times, drones are widely used in research both in terrestrial and in coastal areas. This research was conducted on December 4 10, 2018 in the Karang Lebar, Seribu Islands, Jakarta. The purpose of this research was to explored the ability of drones as a vehicle to complement field survey data for coral reef mapping. In addition, conducting a pixel-based analysis for coral reef classification based on WorldView-2 satellite imagery using field survey data and additional data from drone data. Based on the results of the study, information was obtained that drone imagery can help visual interpretation in detecting coral reefs. Thus, field survey data that are not covered in the research area can be assisted by the use of drones as a complementary vehicle for field survey data. The coral reef classification process using WorldView-2 imagery can be mapped well. Drone imagery has proven to be an alternative in field data collection as a training area in identifying coral reef objects, such as with massive coral lifeforms that can be clearly seen from drone images. It's just that visual interpretation is limited because of the water column, making it difficult to identify objects. Keywords: drone; worldview-2; coral reefs Abstrak Terumbu karang adalah salah satu ekosistem penting yang perlu dilakukan inventarisasi data dalam upaya pengelolaan sumberdaya laut baik secara spasial dan temporal. Penginderaan jauh dengan teknologi drone merupakan salah satu wahana dalam pengumpulan data terkait ekosistem terumbu karang secara realtime. Seiring per kembangan zaman, drone banyak dimanfaatkan dalam penelitian baik di teresterial maupun di area pesisir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 4 10 Desember 2018 di Kawasan Karang Lebar Kepulauan Seribu. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengeksplorasi kemampuan drone sebagai wahana pelengkap data survei lapang untuk pemetaan terumbu karang. Selain itu, dilakukan analisis berbasis pixel base untuk klasifikasi terumbu karang berdasarkan citra satelit WorldView-2 dengan menggunakan data survei lapang dan data tambahan data drone. Berdasarkan hasil penelitian didapat informasi bahwa citra drone dapat membantu interpretasi visual dalam melakukan deteksi terumbu karang. Sehingga, data survei lapang yang tidak terjangkau di area penelitian dapat dibantu dengan penggunaan drone sebagai wahana pembantu pelengkap data survei lapang. Proses klasifikasi terumbu karang menggunakan citra WorldView-2 dapat dipetakan dengan baik. Citra drone terbukti dapat menjadi alternatif dalam pengambilan data lapang sebagai training area dalam identifikasi objek terumbu karang, seperti dengan lifeform coral massive dapat terlihat jelas dari citra drone. Hanya saja interpretasi visual terbatas karena faktor kolom air sehingga menyulitkan dalam proses identifikasi objek. Kata Kunci: drone, worldview-2, terumbu karang