Amaluna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 Juli-Desember 2022: 126-134 126 WORKSHOP UPSCALE PRODUCT “STANDARISASI UMKM SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN PEREKONOMIAN DESA JANTI” Kenlies Era Rosalina Marsudi 1 , Muhammad Nur Hanif 2 , Roudlotul Husna 3 1 IAIN Ponorogo, Indonesia, kenliesmarsudi@iainponorogo.ac.id 2 IAIN Ponorogo, Indonesia, nurhanif2001@gmail.com 3 IAIN Ponorogo, Indonesia, husnaroudlotul75@gmail.com Abstrak: Desa Janti Slahung Ponorogo merupakan sebuah daerah yang masyarakatnya dikenal memiliki banyak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM yang terdapat di daerah ini diantaranya berupa Catering, Penjahit, Budidaya Jamur Tiram, dan juga camilan Rengginang. Pelaku UMKM yang mayoritas generasi kalangan tua nyatanya belum bisa dengan baik mengikuti perkembangan canggihnya teknologi yang dapat menunjang kemajuan usaha mereka. Hal ini menyebabkan UMKM yanga ada di desa ini menjadi sulit berkembang dan para pelaku UMKM mengaku kewalahan dalam menghadapi kerasnya persaingan dalam berwirausaha. Kesulitan utama pelaku UMKM ialah harus memahami terkait canggihnya teknologi dalam pemasaran produk UMKM di sosialmedia dan pengemasan yang menarik. Untuk itulah dibutuhkan suatu program pelatihan dan pendampingan terkait dengan branding product dan juga packaging product. Pelatihan dan pendampingan diawali dengan dilakukannya kegiatan Workshop Upscale Product. Metode yang digunakan adalah ABCD ( Asset Based Community Development ) diterapkan melalui beberapa langkah yaitu, discovery,design,define, dan reflection. Strategi yang digunakan terhadap masyarakat pelaku UMKM berupa ajakan, penjelasan dan praktik langsung. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mayarakat yang mengkuti pelatihan dan pendampingan dapat memiliki kemampuan lebih untuk menunjang usahanya dengan menguasai cara-cara strategi marketing product yang sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar yang diminati konsumen di era ini serta memiliki kemampuan packaging product yang menarik daya beli konsumen. Kata Kunci: UMKM, Upscale Product, ABCD Abstract: Janti Slahung Ponorogo Village is an area whose people are known to have many Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). MSMEs in this area include catering, tailors, oyster mushroom cultivation, and also Rengginang snacks. MSMEs, the majority of whom are the older generation, have not been able to properly keep up with the development of sophisticated technology that can support the progress of their business. This has made it difficult for MSMEs in this village to develop and MSME actors claim to be overwhelmed in the face of intense competition in entrepreneurship. The main difficulty for MSMEs is that they have to understand the sophistication of technology in marketing MSME products on social media and attractive packaging. For this reason, a training and mentoring program is needed related to product branding and product packaging. The training and mentoring begins with the Upscale Product Workshop.The method used is ABCD (Asset Based Community Development) implemented through several steps namely, discovery, design, define, and reflection. The strategy used for the MSME community is in the form of invitations, explanations and direct practice. With this activity, it is hoped that people who participate in training and mentoring will have more capabilities to support their business by mastering product marketing strategies that are in line with the times and market needs