MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 7 No 3 – Desember 2021 ISSN 2460-0059 (online) Tersedia online di https://jurnal.ugm.ac.id/mkgk 85 ARTIKEL PENELITIAN Pengaruh aplikasi wound dressing kepompong ulat sutera (Bombyx mori) terhadap kepadatan kolagen dan kekuatan tarik luka insisi kulit Adyaputra Indrapradana*, Cahya Yustisia Hasan**, Bambang Dwirahardjo** *Program Studi Bedah Mulut dan Maksilofasial, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia **Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial,Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia *Jl Denta No 1 Sekip Utara, Yogyakarta, Indonesia; koresponden: adya.omfs@gmail.com ABSTRAK Kepompong ulat sutera (Bombyx mori) merupakan material yang sangat biokompatibel dan memiliki kemampuan regenerasi yang baik terhadap jaringan tubuh manusia dan studi terkini juga menunjukkan bahwa material ini digunakan sebagai wound dressing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan wound dressing dari kepompong ulat sutera terhadap kepadatan kolagen dan kekuatan tarik luka pada penyembuhan luka insisi kulit. Tikus Wistar jantan sesuai kriteria inklusi sebanyak 28 ekor dibagi secara acak ke dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok 7 ekor, berdasarkan waktu dekapitasi dan berdasarkan bahan dressing (dressing kasa sebagai kelompok kontrol dan kepompong ulat sutera sebagai perlakuan). Masing-masing tikus mendapatkan insisi sepanjang 3 cm di kulit punggung tikus dan dijahit 3 simpul simple interrupted dengan benang nylon 4.0. Luka insisi pada punggung tikus ditutup dengan bahan dressing sesuai dengan kelompoknya. Pengamatan kepadatan kolagen dan kekuatan tarik luka dilakukan pada hari pengamatan ke-7 dan ke-14. Uji statistik independent t-test menunjukkan kepadatan kolagen kelompok wound dressing kepompong ulat sutera (bombyx mori) lebih padat dari kelompok kontrol, baik pada pengamatan hari ke-7 (p = 0,000) dan ke-14 (p = 0,000). Kekuatan tarik kelompok wound dressing kepompong ulat sutera (bombyx mori) lebih tinggi dari kelompok kontrol, baik pada pengamatan hari ke-7 (p = 0,000) dan ke-14 (p = 0,000). Penggunaan wound dressing kepompong ulat sutra meningkatkan kepadatan kolagen dan kekuatan tarik penyembuhan luka insisi kulit tikus Wistar secara signifkan. Semakin padat kolagen akan meningkatkan kekuatan tarik. Kata Kunci: Bombyx mori; insisi kulit; kepompong ulat sutera; kolagen; kekuatan tarik ABSTRACT: The efect of wound dressing applications from silkworm cocoon (Bombyx mori) on collagen density and the tensile strength on skin incision wounds (In Vivo Research on Wistar Mice). Silkworm cocoons (Bombyx mori) are highly biocompatible materials and have a good regenerating capacity for human tissue, and recent studies have also shown that these materials are used as wound dressings. This study aims to determine the efect of wound dressing from silkworm cocoons on collagen density and tensile strength of the wound on wound healing of skin incisions. According to inclusion criteria, twenty-eight male Wistar rats were randomly divided into four groups, each group of 7, based on decapitation time and dressing material (gauze dressing as a control group and silkworm cocoons as treatment). Each rat had a 3 cm long incision at the skin of the rat’s back, and three simple interrupted stitches were placed with 4.0 nylon sutures. According to the group, the incision wound on the rat’s back was closed with a dressing material. Observations of collagen density and wound tensile strength were carried out on the 7th and 14th days of observation. The independent t-test statistical test showed that the collagen density of the silkworm cocoon group (bombyx mori) was denser than the control group, both on the 7th (p=0.000) and 14th (p=0.000) observation days. The tensile strength of the silkworm cocoon (bombyx mori) wound dressing group was higher than the control group, both on the 7th (p=0.000) and 14th (p=0.000) observation days. The silkworm cocoon wound dressing signifcantly increased the collagen density and tensile strength of the wound healing of the skin incision of the Wistar rats. The denser the collagen, the higher the tensile strength. Keywords: Bombyx mori; collagen; silkworm cocoons; tensile strength; skin incision PENDAHULUAN Luka pada wajah umumnya akan menyebabkan respon psikologis yang signifkan pada pasien. Kerusakan wajah karena cedera atau pembedahan dapat mempengaruhi secara psikologis dan merusak kepercayaan diri individu tersebut. Penatalaksanaan luka insisi pada wajah merupakan tantangan tersendiri bagi ahli bedah